batampos - Aksi penjambretan kembali meresahkan warga di wilayah hukum Polsek Bengkong. Seorang wanita, Sri (25), menjadi korban perampasan tas saat melintas di kawasan Bengkong Indah, Kecamatan Bengkong, Sabtu (29/8) dini hari.
Saat kejadian, Sri sedang mengendarai sepeda motor untuk menjemput anaknya yang berada di tempat kerja di kawasan Bengkong Indah. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi petaka setelah ia dibuntuti dan menjadi sasaran pelaku kejahatan jalanan.
Peristiwa itu terjadi saat Sri melintas di depan Toko Erafone Bengkong Indah. Tiba-tiba, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam mendekati korban dari sisi kanan.
Pelaku kemudian menarik paksa tas yang dibawa Sri. Tarikan tersebut membuat korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari sepeda motor. Setelah berhasil merampas tas korban, pelaku langsung memacu kendaraannya dan melarikan diri.
Baca Juga: Gedung Bea Cukai Batam Terbakar, Pelayanan Tetap Berjalan
Akibat kejadian tersebut, Sri mengalami sejumlah luka, di antaranya lecet pada kedua lutut dan jari-jari kaki serta lebam pada paha kanan dan lengan kiri.
Selain mengalami luka, korban kehilangan sejumlah barang berharga yang berada di dalam tas. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp3,3 juta, termasuk kartu ATM BCA serta sejumlah dokumen identitas milik anak korban.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Sri ke Polsek Bengkong. Laporan itu diharapkan dapat membantu polisi mengungkap dan menangkap pelaku.
Kapolsek Bengkong AKP Tigor Dabariba membenarkan adanya laporan terkait aksi penjambretan tersebut. Ia mengatakan laporan korban telah diterima dan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan jajaran Reskrim Polsek Bengkong.
“Tim Reskrim kita sedang bekerja, nanti untuk update ya kita akan sampaikan,” kata Tigor.
Penyelidikan dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku sekaligus menelusuri petunjuk yang dapat mengarah kepada keberadaannya.
Tigor juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Warga diminta tidak membawa barang berharga secara mencolok dan selalu memperhatikan kondisi di sekitar.
Jika merasa diikuti kendaraan yang mencurigakan, masyarakat diminta segera mencari tempat yang aman. Polisi juga mengingatkan warga agar tidak lengah, terutama saat melintas di jalan yang sepi maupun pada jam rawan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri