batampos - Polisi masih mendalami kematian mahasiswi semester tujuh berusia 21 tahun di Perumahan Kartini I, Kelurahan Sungai Harapan, Sekupang. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait mengatakan polisi juga telah melakukan dokumentasi di lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Barelang. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.
Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu (23/9), setelah seorang teman korban mendatangi rumahnya. Sebelumnya, saksi menghubungi korban melalui WhatsApp untuk menyampaikan informasi terkait jadwal sidang skripsi, tetapi tidak mendapat respons.
Saksi kemudian mendatangi kediaman korban dan meminta bantuan keluarga serta warga setelah mengetahui kondisi korban. Polisi bersama Tim Inafis selanjutnya melakukan pemeriksaan di lokasi.
Korban diketahui merupakan mahasiswa semester tujuh di salah satu perguruan tinggi kawasan BTP Tiban, Batam. Pihak kampus membenarkan hal tersebut, namun belum memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut.
Baca Juga: Mahasiswi di Sekupang Ditemukan Tewas di Belakang Rumah
Suasana duka masih menyelimuti Perumahan Kartini I, Kamis (24/9). Puluhan papan bunga berjejer di pintu masuk perumahan dan warga berdatangan menyampaikan belasungkawa.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan peristiwa ini kepada pihak kepolisian. Setiap informasi yang berkembang akan ditelusuri dan ditangani sesuai prosedur,” ujar Hippal.
Polisi mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun menyimpulkan penyebab peristiwa sebelum pemeriksaan selesai.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian kejadian tersebut. (*)
Editor : Yofi Yuhendri