batampos - Kecelakaan kerja kembali terjadi di lingkungan perusahaan di Kota Batam. Seorang pekerja PT Wira Raja Indonesia, Dofianus Atok, meninggal dunia setelah mengalami benturan benda tumpul pada bagian kepala di kawasan perusahaan, Jalan Wiraraja Industrial Estate Blok A Nomor 3A, Kabil, Nongsa, Kamis (1/10) sekitar pukul 15.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, korban mengalami benturan saat berada di lingkungan kerja. Benturan tersebut menyebabkan luka serius pada bagian kepala. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, nyawa Dofianus tidak berhasil diselamatkan. Setelah mendapat penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia. Pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Batam menunjukkan adanya luka pada bagian kepala korban.
Jenazah korban kemudian dipersiapkan untuk dipulangkan ke kampung halamannya di Kupang, Belu, Nusa Tenggara Timur. Proses pemulangan turut didampingi pihak keluarga dan dilakukan pada sore hari setelah seluruh proses di rumah sakit selesai.
Baca Juga: Remaja Nongkrong dan Knalpot Brong Resahkan Warga Belakang Padang
Kapolsek Nongsa AKP Eko Chandra membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut. Ia mengatakan korban sempat mendapat pertolongan dan dibawa ke rumah sakit, tetapi kondisinya tidak dapat diselamatkan.
“Benar kejadian itu, korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya sore tadi,” kata Eko.
Eko menjelaskan, penanganan perkara tersebut dilakukan Polresta Barelang. Sementara Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Agung Tri Poerbowo juga membenarkan peristiwa tersebut.
Menurut Agung, penyidik telah meminta keterangan sejumlah pihak untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian. Hingga saat ini, lima saksi telah diperiksa.
“Ada lima saksi yang sudah kita periksa hingga saat ini,” kata Agung.
Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah karyawan maupun kerabat korban. Polisi masih mendalami kronologi kejadian, kondisi di lokasi, serta aktivitas korban sebelum mengalami benturan. Faktor yang menyebabkan kecelakaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia juga masih dalam penyelidikan.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada manajemen PT Wira Raja Indonesia hingga berita ini ditulis belum mendapat jawaban. Konfirmasi tersebut mencakup kronologi kecelakaan, penanganan korban, investigasi internal perusahaan, serta pemenuhan hak korban sebagai pekerja.
Informasi mengenai dugaan penyelesaian secara kekeluargaan juga belum dapat dikonfirmasi secara resmi. Hasil penyelidikan polisi nantinya diharapkan dapat mengungkap secara utuh penyebab kecelakaan dan penanganan perkara tersebut sesuai ketentuan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri