Karyawan Spa Jatuh dari Rooftop, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Eusebius Sara • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 13:29 WIB
Lokasi jatuhnya korban di Edelweis Massage & Spa, Nagoya. F.Eusebius/Batam Pos
Lokasi jatuhnya korban di Edelweis Massage & Spa, Nagoya. F.Eusebius/Batam Pos

 
batampos - Seorang karyawan Edelweis Massage & Spa, Tengku Sarifah, ditemukan terkapar di area parkir depan tempatnya bekerja di Ruko Nagoya Paradise Centre Blok P No. 7, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Minggu (4/10) sekitar pukul 17.30 WIB.

Perempuan berusia 24 tahun itu diduga terjatuh dari rooftop lantai empat ruko tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.

Peristiwa itu pertama kali diketahui Benni Munte Ginting, salah seorang karyawan yang saat kejadian sedang duduk di teras Edelweis Massage & Spa. Benni mengaku terkejut ketika melihat korban sudah terkapar di area parkir.

Sebelum melihat korban, Benni sempat mendengar suara keras yang diduga berasal dari arah kanopi. Melihat kondisi korban, Benni bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.

Dari pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka akibat benturan. Di antaranya patah pada bagian paha dan lutut kanan, luka sobek di dagu, serta kerusakan pada gigi bagian depan atas.

Keterangan sejumlah saksi mengungkap kondisi korban sebelum kejadian. Siti Rohaeni, rekan kerja korban, mengatakan Tengku Sarifah baru mulai bekerja di Edelweis Massage & Spa sejak 11 September 2026.

Baca Juga: 4 Mobil Tabrakan Beruntun di Jalan Gajah Mada Batam

Selama sekitar satu bulan bekerja, kondisi korban disebut mulai berubah dalam dua pekan terakhir. Menurut Siti, korban diduga mengalami tekanan akibat persoalan keluarga di kampung halaman.

Siti mengatakan, kondisi tersebut membuat korban terlihat mengalami tekanan. Ia bahkan telah berencana mengantar korban pulang ke kampung halaman pada Kamis (8/10), menyesuaikan jadwal kapal Pelni.

Namun, rencana tersebut belum terlaksana. Korban diduga naik ke rooftop lantai empat sebelum akhirnya terjatuh ke area parkir.

Keterangan serupa disampaikan Putri, teman sekamar korban. Menurut Putri, saat pertama kali bekerja, korban masih terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengalami tekanan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir korban lebih banyak diam dan terkadang berbicara sendiri.

Sebelum kejadian, Putri sempat membantu korban mencari sinyal WiFi ke lantai bawah karena korban ingin menghubungi keluarganya. Setelah itu, Putri kembali ke kamar untuk beristirahat.

Tidak lama kemudian, Putri mendengar suara keras dari arah luar ruko. Saat diperiksa, korban sudah ditemukan terkapar di area parkir.

Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan Inafis Polresta Barelang untuk proses olah TKP.

“Saat ini masih dalam penanganan dan penyelidikan,” ujar Cindo. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
karyawan spa rooftop kecelakaan nagoya polsek lubuk baja