batampos - Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskarnoba) Polda Kepulauan Riau mengamankan 29 orang dalam penindakan di dua lokasi di Kota Batam, Sabtu (10/10) malam. Dari jumlah tersebut, 21 orang dinyatakan positif berdasarkan hasil tes urine.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Suyono, mengatakan penindakan tersebut melibatkan 107 personel gabungan Polda Kepri. Operasi menyasar dua lokasi, yakni gang di sebelah Gelper Super Mario Bros, Ruko Pasar Mitra Mall, Batu Aji, serta kawasan Ruli Kampung Madani, Kelurahan Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk.
Berdasarkan keterangan Polda Kepri, petugas mengamankan 20 orang di lokasi pertama. Hasil pemeriksaan urine menunjukkan 12 orang positif, sedangkan delapan lainnya negatif.
“Hasil pemeriksaan urine menunjukkan 12 orang positif, sedangkan delapan lainnya negatif,” kata Suyono, Senin (12/10).
Sementara itu, di lokasi kedua, polisi mengamankan sembilan orang. Seluruhnya dinyatakan positif berdasarkan hasil tes urine.
Dalam penindakan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: Angkut 60 Karton Mikol, Speedboat Diamankan di Perairan Tanjung Riau
“Barang-barang itu meliputi alat isap sabu atau bong, kaca pireks, pipet plastik, korek api gas, dan plastik kecil,” ujarnya.
Selanjutnya, 21 orang yang dinyatakan positif akan dibawa untuk menjalani pemeriksaan awal dan asesmen medis di Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri). Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Penindakan berakhir pada Minggu dini hari, 11 Oktober 2026, pukul 02.16 WIB,” kata Suyono.
Polda Kepri menyatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Kepolisian juga mengimbau masyarakat melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas 29 orang yang diamankan maupun hasil asesmen medis terhadap 21 orang yang dinyatakan positif tes urine. (*)
Editor : Yofi Yuhendri