batampos – Pencarian korban yang diduga melompat dari Jembatan 5 Barelang akhirnya membuahkan hasil. Setelah tiga hari penyisiran, tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (25/3) pagi.
Korban diketahui bernama Nusyirwan (35), warga Kabupaten Karimun. Ia ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, berjarak kurang lebih 500 meter dari titik awal diduga terjun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Danpos SAR Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan mengapung di perairan sekitar lokasi kejadian.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari titik awal kejadian,” ujarnya.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian berwarna hitam dan celana jeans. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan.
Peristiwa ini bermula pada Senin (23/3) sekitar pukul 10.00 WIB. Informasi awal diperoleh dari seorang saksi mata bernama Adi yang tengah memancing di bawah jembatan.
Ia mengaku mendengar suara keras seperti benda jatuh ke air. Saat diperiksa, ia melihat seorang pria telah hanyut terbawa arus laut.
“Saya dengar suara jatuh, pas dilihat orangnya sudah hanyut dan tidak terlihat berenang,” kata Adi.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke aparat kepolisian dan tim SAR. Sekitar pukul 12.00 WIB, tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di perairan sekitar Jembatan Barelang.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya sepeda motor, kunci, STNK, serta dompet.
Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam operasi pencarian, dengan metode penyisiran di sekitar perairan hingga radius pencarian diperluas.
Kini, setelah korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai. (*)
Editor : M Tahang