Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Program MBG di Batam Tetap Berjalan meski ASN WFH

Rengga Yuliandra • Jumat, 3 April 2026 | 10:31 WIB
Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam tetap berjalan meski kebijakan WFH diberlakukan. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam tetap berjalan meski kebijakan WFH diberlakukan. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penerapan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dipastikan tidak mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam.

Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Defri Frenaldi, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah penyesuaian di lapangan agar distribusi tetap berjalan sesuai jadwal.

“Akan ada penyesuaian pola kerja, tapi distribusi tetap berjalan normal,” ujarnya.

Baca Juga: Jelajah Rasa Minang, Ini Menu Wajib Coba di 4 Rumah Makan Padang di Anambas

Penyesuaian tersebut mencakup pengaturan jadwal petugas distribusi serta operasional layanan SPPG. Tujuannya, memastikan penyaluran makanan bergizi kepada penerima manfaat tidak mengalami keterlambatan.

Secara nasional, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menegaskan bahwa kebijakan efisiensi, termasuk penerapan WFH, tidak boleh mengganggu layanan dasar kepada masyarakat. Program MBG yang menjadi prioritas pemerintah tetap harus berjalan optimal.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menekankan bahwa distribusi MBG wajib mengikuti jadwal yang telah ditetapkan, terutama untuk peserta didik serta kelompok rentan.

“Layanan MBG harus tetap berjalan. Distribusi kepada penerima manfaat tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyaluran makanan bergizi disesuaikan dengan sistem belajar di sekolah. Untuk sekolah dengan lima hari belajar, distribusi juga dilakukan selama lima hari dalam sepekan.

Baca Juga: Pencurian di Seibeduk Kian Marak, Warga Diminta Aktifkan Siskamling

Selain itu, kelompok 3B—yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita—tetap menjadi prioritas dalam program tersebut.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah disiapkan pemerintah, termasuk penerapan WFH, layanan publik seperti MBG tetap dijaga agar tidak mengalami penurunan kualitas maupun jangkauan.

Dengan berbagai penyesuaian yang dilakukan, pelaksanaan program MBG di Batam diharapkan tetap berjalan lancar dan tepat sasaran meski pola kerja ASN mengalami perubahan. (*)

Editor : M Tahang
#SPPG Batam #Mbg #wfh