Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Tinjau Griya Pekerja di Batam, Ada Apa?

Abdul Azis Maulana • Sabtu, 4 April 2026 | 22:47 WIB
DIREKTUR Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bambang Joko Sutarto meninjau langsung fasilitas hunian Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, Sabtu (4/4/2026). F Azis Maulana/Batam Pos
DIREKTUR Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bambang Joko Sutarto meninjau langsung fasilitas hunian Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, Sabtu (4/4/2026). F Azis Maulana/Batam Pos

Batampos — Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bambang Joko Sutarto, meninjau langsung fasilitas hunian Griya Pekerja BPJS Ketenagakerjaan di Batam, Sabtu (4/4/2026).

Kunjungan ini juga sekaligus berdialog dengan para pekerja yang menghuni kawasan tersebut. “Kami hadir untuk melihat langsung fasilitas yang disiapkan bagi para pekerja, sekaligus mendengar pengalaman dan masukan dari para penghuni,” ujar Saiful di sela-sela kunjungan.

Menurut Saiful, program Griya Pekerja merupakan bagian dari dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap program pemerintah dalam penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat pekerja. 

Program ini juga selaras dengan upaya peningkatan kesejahteraan serta pembangunan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Ia menjelaskan, selain menawarkan biaya sewa yang terjangkau, lokasi Griya Pekerja yang berada di dekat kawasan industri memberikan keuntungan bagi para pekerja, terutama dalam efisiensi waktu tempuh dan pengurangan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Risiko kecelakaan saat berangkat dan pulang kerja cukup tinggi. Dengan hunian yang dekat tempat kerja, diharapkan risiko tersebut dapat ditekan,” katanya.

Baca Juga: Viral, Polisi Tangkap Pelaku Kasus Tabrak Lari Siswi SD di Batam

Di Batam, BPJS Ketenagakerjaan telah membangun tiga Griya Pekerja yang tersebar di Bumi Lancang Kuning, Muka Kuning, dan Kabil. Tingkat hunian di ketiga lokasi tersebut mencapai sekitar 98 persen dengan total penghuni sekitar 5.000 pekerja aktif, mencerminkan tingginya kebutuhan akan hunian pekerja di kawasan industri.

Keberadaan Griya Pekerja juga dinilai memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan hunian dilaporkan tumbuh seiring meningkatnya jumlah penghuni.

Baca Juga: Usai Batam, Freedom 250 Roadshow Berlanjut di Makassar

Saiful menegaskan, program ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan yang mengedepankan tiga prinsip utama, yakni cakupan (coverage), kepedulian (care), dan kredibilitas (credibility).

“Griya Pekerja adalah kontribusi nyata dalam mendukung visi pemerintah untuk menghadirkan perlindungan dan kesejahteraan menyeluruh bagi pekerja Indonesia,” ujarnya.

 

Salah seorang penghuni, Reno, pekerja asal Duri, mengaku merasakan langsung manfaat tinggal di Griya Pekerja Lancang Kuning. Ia menyebut fasilitas yang tersedia memadai dengan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Saya sudah delapan bulan tinggal di sini. Biaya sewanya terjangkau, dan lingkungannya juga aman,” kata Reno.

Melihat tingginya minat dan manfaat yang dirasakan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan berencana memperluas program Griya Pekerja ke sejumlah wilayah lain, antara lain Jakarta, Cikarang, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Suci Rahmad, menyambut positif kunjungan tersebut. 

Ia menilai peninjauan ini menjadi bukti nyata kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam memperhatikan kebutuhan hunian bagi pekerja di Batam. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Kunjungan Dirut BPJS Ketenagakerjaan di Batam #Griya Pekerja Batam #BPJS Ketenagaakerjaan