batampos — Pemerintah Kota Batam memperkuat layanan kesehatan dengan menghadirkan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang tidak hanya melayani pemeriksaan klinis, tetapi juga pengujian lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan Labkesmas menjadi langkah strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung program lintas sektor.
“Labkesmas ini bukan sekadar laboratorium klinik. Kita bisa melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat, sekaligus menguji kualitas lingkungan seperti air dan udara,” ujar Didi, Rabu (8/4).
Baca Juga: One Piece Live Action Season 3 Mulai Diproduksi, Angkat Arc Alabasta
Menurutnya, fungsi tersebut menjadi pembeda dibandingkan laboratorium klinik pada umumnya. Selain melayani pasien, Labkesmas juga dapat dimanfaatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk pengujian sampel lingkungan maupun makanan.
“Kalau laboratorium klinik swasta fokus pada pasien, Labkesmas cakupannya lebih luas. Bisa membantu dinas lain, misalnya uji kualitas air, udara, hingga sampel makanan,” jelasnya.
Gedung Labkesmas telah rampung dibangun pada 26 Februari 2026 dan kini memasuki tahap persiapan operasional. Namun, keterbatasan peralatan masih menjadi tantangan awal.
“Saat ini peralatan masih terbatas. Sebagian alat dipindahkan dari Puskesmas Baloi Permai, dan tahun ini akan ada penambahan,” katanya.
Baca Juga: Game of Thrones: Dragonfire Diperkenalkan, Gim Strategi Naga dari Dunia Westeros Segera Hadir
Didi menambahkan, Kementerian Kesehatan turut mendukung pemenuhan fasilitas agar sesuai standar laboratorium tingkat kabupaten/kota.
“Dari kementerian sudah ada komitmen untuk membantu melengkapi peralatan. Nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.
Beberapa alat seperti PCR (Polymerase Chain Reaction) sebenarnya telah tersedia, namun belum dapat dioperasikan secara maksimal karena masih menunggu kesiapan ruangan sesuai standar.
“Alat PCR sudah ada, tapi ruangannya harus memenuhi standar tertentu. Itu yang sedang kita siapkan,” tambahnya.
Labkesmas Batam dibangun mengacu pada standar Kementerian Kesehatan, mulai dari ruang pemeriksaan hingga fasilitas pendukung. Ke depan, pengelolaannya direncanakan menggunakan skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) agar lebih fleksibel dan mandiri.
Baca Juga: Ten Akhiri Kontrak dengan SM Entertainment, Akan Aktif di NCT dan WayV
“Jika sudah optimal, Labkesmas bisa menjadi sumber pendapatan daerah. Tinggal bagaimana pengelolaannya dan minat masyarakat,” kata Didi.
Dengan kehadiran Labkesmas, Pemko Batam berharap masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang lebih lengkap sekaligus jaminan kualitas lingkungan yang lebih baik di kota industri tersebut. (*)
Editor : M Tahang