Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kumpulkan Rp604 Miliar dari Pajak, Bapenda Kepri Dongkrak Kepatuhan Warga Bayar Pajak

Yulitavia • Sabtu, 25 Mei 2024 | 18:07 WIB

UPT Samsat Batuaji bersama Satlantas Polresta Barelang dan instansi terkait menggelar razia pajak kendaraan di kawasan stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Seibeduk,
UPT Samsat Batuaji bersama Satlantas Polresta Barelang dan instansi terkait menggelar razia pajak kendaraan di kawasan stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Seibeduk,

batampos - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mencatat hingga Bulan Mei ini, penerimaan daerah mencapai Rp604 miliar dari target sebesar Rp1,5 triliun.
Kepala Bapenda Provinsi Kepri, Diky Wijaya, menyampaikan, hingga kini belum ada program relaksasi yang diberlakukan. Kendati demikian, ia mengajak wajib pajak taat untuk membayar pajak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan penagihan aktif. Tim yang sudah dibentuk turun ke lapangan untuk mendatangi wajib pajak secara langsung.

”Tujuannya guna meningkatkan realisasi penerimaan pajak daerah tentunya. Karena tingkat kepatuhan pembayaran pajak masih stagnan di angka 50-60 persen. Ini yang mau kami dongkrak,” terangnya, Jumat (24/5).

Termasuk juga menyurati pemangku kebijakan dan seluruh badan usaha yang memiliki aset-aset kendaraan untuk membayarkan pajaknya. ”Di lingkungan pemerintah kami juga imbau untuk taat pajak. Aset pemerintah sering menjadi perhatian publik. Jadi jangan sampai tidak membayar kewajiban,” ungkap Diky.

Ia menyampaikan hingga 17 Mei, realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah itu mencapai Rp604 miliar, dari target sebesar Rp1,5 triliun.

Realisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) telah mencapai Rp195 miliar dari target Rp472 miliar, realisasi Bea Balik Nama Pajak Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sudah Rp178 miliar dari target Rp387 miliar.

”Kemudian realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Rp164 miliar dari target Rp473 miliar,” ujar dia.

Diky mengatakan, dirinya optimistis realisasi PAD 2024 akan tercapai hingga akhir tahun mendatang. Ia menyebutkan, berdasarkan data sementara, pada triwulan pertama, Bapenda mencatat penerimaan sudah berada di angka 40 persen.

”Mudah-mudahan tercapai. Harapannya di akhir tahun nanti target Rp1,5 triliun ini tercapai bahkan kalau bisa lebih atau surplus,” tutup Diky. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#pajak #bapenda #kepri