batampos - Kecelakaan yang terjadi di Jalan Letjen Suprapto atau di depan Kampung Aceh pada Rabu (29/5) malam tak hanya memakan korban jiwa. Dalam kejadian tersebut, salah seorang korban kehilangan sepeda motornya di lokasi kecelakaan.
Kecelakaan ini menyebabkan pengendara pria bernama Gembira Josua Siahaan tewas. Sedangkan korban lainnya, Zahara kehilang motor Honda Beat BP 2371 RA.
“Setelah kejadian itu, motor anak saya hilang. Anak saya luka-luka, dan dari lokasi langsung dibawa istri pulang ke rumah,” ujar Hadi, ayah korban, Senin (3/6).
Ia mengatakan sempat mendatangi lokasi kejadian untuk mengambil motor. Bahkan, ia mendatangi Polsek Seibeduk dan Unit Laka Lantas Polresta Barelang.
“Tapi polisipun kaget, kalau ada korban lainnya. Tahunya polisi korban hanya satu orang saja,” katanya.
Hadi menjelaskan kecelakaan tersebut berawal saat anaknya hendak pulang ke rumahnya di Batuaji. Namun, ia bersama korban lainnya ditabrak dari belakang oleh bus angkutan karyawan.
“Ini tabrak lari. Busnya kabur, sampai sekarang belum ketemu sama polisi. Bus itu mengangkut karyawan menggunakan wearpack biru,” ungkapnya.
Ia berharap polisi mengusut tuntas kasus kecelakaan ini. Serta berhasil mengembalikan motor yang dicuri di lokasi kejadian.
“Itu motor sangat butuh bagi kami. Digunakan sehari-sehari untuk mencari makan,” tutupnya.
Sementara Kanit Gakkum Lantas Polresta Barelang, Iptu Viktor Hutahaean yang dikonfirmasi terkait kecelakaan ini belum memberikan keterangan.
Sebelumnya, tabrakan beruntun yang melibatkan bus angkutan karyawan terjadi di Bukit Daeng. Bus ini menabrak 10 kendaraan di jalanan turunan bukit tersebut. (*)
Editor : Ahmadi Sultan