Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Jumlah Imigran Pencari Suaka di Batam Mencapai 390 Orang, Ini Aktivitasnya

Yofie Yuhendri • Selasa, 11 Juni 2024 | 11:18 WIB
Ilustrasi: Pengungsi Afghanistan yang ada di Batam menggelar demonstrasi.
Ilustrasi: Pengungsi Afghanistan yang ada di Batam menggelar demonstrasi.

batampos - United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) mencatat saat ini terdapat 390 orang imigran atau pencari suaka di Batam. Mereka mayoritas berasal dari Afganistan, Pakistan, dan Somalia.

“Total saat ini sekitar 390 orang,” ujar Public Information Officer UNHCR Indonesia, Mitra Salima Suryono, Senin (10/6).

Imigran ini menempati Hotel Kolekta, Lubukbaja, dan Rudenim Sekupang. Selama di Batam, mereka bergantung kepada pelatihan dan pembiayaan dari UNHCR.

“Kegiatanya sehari-hari berupa aktivitas-aktivitas untuk pemberdayaan produktivitas. Serta memberikan keuntungan bagi masyarakat setempat,” kata Mitra.

Aktivitas yang biasa dilakukan pengungsi tersebut, seperti membantu bisnis milik masyarakat setempat. Aktivitasnya dengan skema seperti volunteer, pelatihan, magang.

“Sehingga pemilik usaha dapat memperoleh produk yang bernilai jual,” ungkapnya.

Dalam aktivitas tersebut, kata Mitra, diharapkan pengungsi dapat memperoleh upah yang setidaknya cukup untuk menopang kebutuhan keseharian mereka.

Nantinya sebagai kompensasi. Apakah dalam bentuk uang transport, atau uang makan,” tutupnya. (*)

Editor : Ahmadi Sultan
#imigran afganistan #UNHCR Indonesia #Imigran di Batam