Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Badai Landa Singapura, Pohon Tumbang di Berbagai Area

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 18 September 2024 | 07:49 WIB

Canopy rusak saat hujan deras dan angin kencang landa Singapura, Selasa (17/9/2024) malam.
Canopy rusak saat hujan deras dan angin kencang landa Singapura, Selasa (17/9/2024) malam.

batampos - Badai atau angin kencang dan hujan lebat tidak hanya melanda Batam. Tapi juga Singapura, Selasa (17/9/2024) malam tadi. Sejumlah area mengalami pohon tumbang sehingga mengganggu lalu lintas, hingga menyebabkan kerusakan kanopi kaca UOB dan pusat bisnis Rafless Place.

Seorang saksi mata di Jalan Mt Faber menyebutkan, dia sedang trekking mendaki bukit ketika angin kencang dan pohon mulai tumbang. " Saat berikutnya, salah satu bagian pohon di depan saya tumbang. Ini pertama kalinya saya menyaksikan pohon tumbang di area ini sejak mulai berolahraga sekitar lima tahun lalu di sini," ujarnya seperti dikutip dari The Straits Times, pagi ini. 

Sejumlah foto dan video hujan deras dan angin kencang yang menunjukkan pohon tumbang juga terjadi di berbagai lokasi, seperti di Beach Road, Xilin Avenue, Jalan Membina Tiong Bahru, di Pan-Island Expressway sebelum pintu keluar Bukit Timah Expressway, dan juga di Central Expressway dekat Flyover Yio Chu Kang.

Pohon tumbang juga terjadi di seberang Parkroyal di Beach Road menyebabkan kemacetan di jalan tiga jalur saat pengendara mencoba melakukan manuver untuk keluar melalui jalur paling kanan. "Jalurnya satu arah, jadi saya dan semua kendaraan harus berbalik dan meninggalkan kawasan itu," ujar salah satu saksi mata lainnya.

Sementara itu, di Jalan Raya Pantai Barat, Muhammad Elfi sedang dalam perjalanan pulang ketika sebuah cabang besar jatuh menimpa mobilnya sebelum dia memasuki Jembatan Keppel. " Tapi untungnya saya tidak mengalami cedera apa pun, jadi saya tidak berhenti dan melanjutkan perjalanan pulang,” kata manajer penjualan berusia 37 tahun itu.

Anggota parlemen Nee Soon GRC Muhammad Faishal Ibrahim, yang juga Menteri Dalam Negeri dan Pembangunan Nasional Singapura, lewat laman Facebooknya mengatakan, beberapa pohon di Nee Soon Central juga tumbang saat hujan badai.

Ia mengatakan akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk membersihkan dahan dan batang pohon yang tumbang.

Di Raffles Place, beberapa serpihan logam dan pecahan kaca berserakan di jalan di luar UOB Plaza dan showroom mobil Xpeng. Kanopi kaca di luar UOB Plaza 2 juga tampak rusak sebagian. Juru bicara UOB mengatakan, panel kaca yang merusak kanopi kaca bukan berasal dari gedung bank. “Tidak ada korban cedera dan area tersebut telah ditutup demi keselamatan masyarakat,” tambah juru bicara tersebut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Singapura mengatakan, badai di Sumatera mungkin akan membawa hujan lebat dan angin kencang dalam dalam dua minggu ke depan. Curah hujan yang lebih besar diperkirakan akan terjadi menjelang akhir bulan. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#singapura #badai