batampos – Menjelang musim mudik Lebaran 1446H, Garuda Indonesia Group, melalui layanan full service Garuda Indonesia dan low cost carrier Citilink, semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung mobilisasi penumpang.
“Demi memastikan kelancaran perjalanan udara selama peak season Lebaran, Garuda Indonesia Group telah menyiapkan kapasitas hingga 1,9 juta kursi penerbangan, mencakup rute domestik maupun internasional,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R. Susardi, Rabu (12/3).
Jumlah tersebut terdiri dari 1.027.255 kursi dengan 5.710 penerbangan Garuda Indonesia, serta 902.830 kursi dengan 5.196 penerbangan Citilink.
“Kesiapan armada ini menjadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi perusahaan,” ujarnya.
Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan, Garuda Indonesia Group juga menyiapkan 341 penerbangan tambahan (extra flight) selama periode puncak mudik dan arus balik Lebaran.
Rinciannya, 315 penerbangan tambahan untuk Garuda Indonesia dan 26 penerbangan tambahan untuk Citilink, dengan fokus pada rute-rute yang memiliki tingkat keterisian tinggi.
Ia menyatakan bahwa kesiapan operasional ini mencerminkan pertumbuhan positif perusahaan dalam memenuhi kebutuhan transportasi udara masyarakat.
"Kami memahami bahwa Idulfitri adalah momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat. Oleh karena itu, kami berkomitmen memastikan kesiapan operasional agar aksesibilitas transportasi udara tetap optimal di Lebaran 2025," ujar Ade.
Garuda Indonesia Group memproyeksikan adanya kenaikan jumlah penumpang sebesar 5 hingga 8 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Untuk mendukung peningkatan tersebut, perusahaan telah menyiapkan 95 armada, yang terdiri dari Garuda Indonesia 61 pesawat, termasuk 7 Boeing B777-300ER, 11 Airbus A330 Series, dan 43 Boeing B737-800NG.
Citilink 34 pesawat, dengan 31 Airbus A320 CEO/NEO dan 3 ATR 72-600.
Berdasarkan analisis perusahaan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 6 April 2025.
“Dengan tingginya lonjakan mobilisasi pada periode tersebut, Garuda Indonesia Group memastikan kesiapan penuh baik dari segi operasional maupun layanan pelanggan,” ujarnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Garuda Indonesia Group berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. (*)
Editor : Ahmadi Sultan