Seperti di Jalan Sudirman atau disekitar kawasan Legenda, Batam Kota. Aksi balap liar yang menggunakan knalpot brong ini dimulai pada dini hari.
“Bising kali balap motor di jalan besar Legenda dan Mediterania,” ujar Mahmud, salah seorang warga.
Ia turut mempertanyakan keberadaan aparat kepolisian. Menurut dia, aksi ini harus dibubarkan demi kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.
“Apa tidak ada polisi patroli. Balap liar ini hampir setiap malam,” keluhnya
Sementara Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan pihaknya terus melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar ini.
"Kita lakukan patroli dan tempatkan personel di lokasi rawan. Seperti di Engku Putri, Simpang Kara, Legenda," ujarnya.
Selain pencegahan, kata Agung, pihaknya juga rutin melakukan penindakan, khususnya pada akhir pekan.
“Tapi mereka berpindah. Dari Engku Putri, pindah lagi ke Legenda. Begitu seterusnya," katanya.
Menurut dia, aksi balap liar ini harus dicegah dengan peran seluruh pihak. Ia juga meminta orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anaknya. “Batasi jam anak keluar malam," tutupnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung