Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dampaknya cukup signifikan karena tembok bagian dapur jebol dan produksi sempat terhenti. Sedangkan Mobil mengalami rusak parah di bagian depan.
“Kejadiannya cepat sekali. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras, lalu ruangan bergetar,” kata pemilik Toko Kartini 1945, Cindy, Selasa (29/7).
Saat kejadian, tim produksi tengah berada di lantai dua, mempersiapkan ratusan kue lapis dan bika ambon untuk pesanan pelanggan. Kegiatan produksi sempat dihentikan sementara untuk memastikan kondisi bangunan aman.
“Setelah dicek, ternyata mobilnya menabrak bagian belakang ruko sampai jebol,” ujar Cindy.
Pemilik lainnya, Rolend Santoso, menambahkan bahwa mobil nyaris menabrak oven besar yang berada dekat tembok dapur.
“Untung tidak kena oven dan tidak ada karyawan yang terluka. Tapi ya, tembok jebol cukup parah,” ujarnya.
Menurut Rolend, pengemudi mobil diketahui merupakan warga sekitar Anggrek Mas. Diduga, kecelakaan terjadi karena pengemudi panik dan salah menginjak pedal gas.
“Informasi dari warga, anaknya mau bertanggung jawab penuh. Katanya akan ganti rugi dan membangun kembali tembok yang rusak,” katanya.
Toko Kartini 1945 sendiri baru saja menggelar grand opening pada Sabtu (26/7) lalu. Toko ini dikenal menyajikan kue-kue khas seperti lapis legit dan bika ambon, serta mengusung konsep klasik ala dapur rumahan tempo dulu. (*)
Editor : Tunggul Manurung