Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Marsinah Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2025, Inilah Profil dan Perjuangannya untuk Kaum Buruh

Juliana Belence • Senin, 10 November 2025 | 16:50 WIB
Marsinah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.
Marsinah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

batampos - Pemerintah Republik Indonesia secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, sosok aktivis buruh yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Profil Marsinah dan Perjuangannya

Marsinah lahir tahun 1969 di Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Marsinah bekerja sebagai buruh di PT Catur Putra Surya (CPS), sebuah pabrik jam tangan di Porong, Sidoarjo. Marsinah semasa hidupnya aktif menyuarakan keadilan untuk kaum buruh.

Pada awal 1990, kondisi buruk di Indonesia jauh dari kata layak, mulai dari upah rendah, jam kerja panjang, dan minimnya perlindungan hukum yang membuat hidup mereka dalam tekanan.

Marsinah menjadi buruh perempuan yang berani menuntut hak - hak buruh. Ia berjuang dalam memperjuangkan kenaikan upah dan pembentukan serikat pekerja yang independen.

Perjuangannya mulai memuncak pada Mei 1993. Ia memimpin aksi mogok kerja menuntut kenaikan upah mininum sesuai keputusan pemerintah daerah.

Aksi ini dilakukan karena perusahaan menolak menerapkan ketentuan upah baru bagi para buruh. Setelah aksi dilakukan, Marsinah dengan belasan rekannya dipanggil dan diinterogasi oleh aparat militer.

Pada 5 Mei 1993, Marsinah dilaporkan hilang setelah mengikuti aksi pekerja. Pada tanggal 8 atau 9 Mei 1993, jenazahnya ditemukan di wilayah Kabupaten Nganjuk dalam kondisi mengenaskan dengan bekas luka penganiayaan.

Kasusnya menjadi sorotan nasional dan internasional sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Sampai saat ini, pelakunya belum diadili secara tuntas.

Perjuangan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional menjadi simbol sekaligus perjuangan kaum buruh perempuan dalam menghadapi ketidakadilan.

Marsinah memberikan pelajaran bahwa nilai keberanian, solidaritas, dan keadilan dalam dunia kerja perlu diperjuangkan.(*)

Editor : Juliana Belence
#hari pahlawan #Profil Marsinah dan Perjuangannya #marsinah #pahlawan nasional #10 November