Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Vinie Craft, Tas Brand Lokal yang jadi Wajah Geliat Industri Kreatif Batam

Chahaya Simanjuntak • Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:00 WIB

FRISTIN Wahyuni, pemilik Vinie Craft. F Tia Cahya/Batam Pos
FRISTIN Wahyuni, pemilik Vinie Craft. F Tia Cahya/Batam Pos

Batampos -  Batam tidak hanya dikenal sebagai kota industri dan manufaktur. Ada juga industri kreatif lokal yang semakin menggeliat. Salah satunya melalui Vinie Craft, brand tas lokal yang diproduksi secara handmade dan kini diminati wisatawan mancanegara sebagai oleh-oleh khas daerah.

Vinie Craft dirintis sejak awal 2015 oleh Fristin Wahyuni,34. Usaha ini bermula dari permintaan teman untuk membuat souvenir pernikahan, yang kemudian berkembang ke pembuatan home decor hingga akhirnya merambah ke produk tas.

"Tadinya cuma bikin souvenir dan home decor. Dari sisa bahan, teman menantang saya untuk bikin tas remaja. Alhamdulillah, berhasil bikin sling bag sederhana dan ternyata banyak yang suka," ujar Fristin yang akrab disapa Vinie ini.

Vinie mengaku belajar membuat tas secara otodidak dengan memanfaatkan video tutorial di YouTube. Kemampuan menjahit yang sudah dimilikinya sejak kecil menjadi modal utama, ditambah mesin jahit lama milik sang ibu yang digunakan saat awal merintis usaha.

Baca Juga: Nataru 2025–2026 Terkendali, BP Batam Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026

Nama Vinie Craft sendiri diambil dari gabungan nama Vinie dan nama suaminya. Saat ini, Vinie fokus mengelola usaha tersebut secara mandiri, dibantu tim lepas jika menerima pesanan dalam jumlah besar.

“Kalau proyek banyak, saya dibantu tim lepas sekitar tiga sampai tujuh orang. Untuk bagian jahit, biasanya kami libatkan ibu-ibu yang punya mesin jahit di rumah tapi tidak punya pekerjaan tetap,” ungkapnya.

Produk Vinie Craft meliputi tas fashion dan tas souvenir atau goodiebag untuk berbagai acara. Tas fashion kerap dipadukan dengan Batik Batam, sehingga menjadi salah satu produk yang paling dicari wisatawan sebagai oleh-oleh khas daerah. Dalam sehari, Vinie mampu memproduksi sekitar 20 hingga 30 tas souvenir, tergantung tingkat kerumitannya.

Baca Juga: Mengenal Vinie Craft, Tas Brand Lokal Buatan Batam yang Disukai Turis Mancanegara

Proses pembuatan tas dilakukan secara bertahap, mulai dari pemotongan kain sesuai pola, pemasangan resleting, penyatuan body tas, hingga tahap akhir berupa pemasangan aksesori. “Semua dikerjakan manual, satu per satu,” jelas Vinie.

Sejak 2017, Vinie Craft aktif mengikuti berbagai bazar di pusat perbelanjaan Batam. Untuk tas fashion, produk biasanya tersedia siap jual, sementara tas souvenir dan goodiebag menggunakan sistem pre-order sesuai permintaan pelanggan.

Beberapa model tas yang diproduksi antara lain SBY Bag, Curly Bag, Loly Batik, Totebag Batik, dan tas selempang Batik, dengan harga berkisar antara Rp95 ribu hingga Rp300 ribu. Vinie juga pernah menerima pesanan lebih dari 1.000 goodiebag serta menyelesaikan pesanan 270 tas laptop hanya dalam waktu tujuh hari. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Vinie Craft #Industri Kreatif Batam