batampos – Trotoar di kawasan Mukakuning, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, mulai dibongkar. Jalur pejalan kaki yang membentang dari Simpang Panbil Mall hingga kawasan Rusunawa Mukakuning itu dinilai sudah tidak berfungsi dan dalam kondisi rusak.
Seorang pekerja di lokasi menyebutkan, pembongkaran telah berlangsung selama tiga hari terakhir dan dilakukan oleh Dinas Bina Marga.
“Sudah tiga hari ini dibongkar. Dari Dinas Bina Marga,” ujarnya, Rabu (11/2).
Warga sekitar menyambut positif langkah tersebut. Irma, salah seorang warga Mukakuning, menilai kondisi trotoar sudah tidak layak digunakan oleh pejalan kaki.
“Memang sudah seharusnya dibongkar. Atapnya bolong, lantainya rusak, tiang penyangga dan paving block juga banyak yang hilang,” katanya.
Menurutnya, keberadaan trotoar yang tidak berfungsi justru mempersempit badan jalan. Padahal, pada jam-jam sibuk, arus lalu lintas di kawasan tersebut kerap mengalami kepadatan.
“Lebih bagus kalau jalannya diperlebar. Daripada ada trotoar tapi tidak berfungsi,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Batam telah merencanakan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan wilayah Sei Beduk dan Nongsa atau dikenal sebagai jalan lingkar selatan.
Kehadiran akses tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah Sei Beduk sekaligus memangkas waktu tempuh masyarakat.
“Hadirnya infrastruktur ini akan mendukung terwujudnya pembangunan yang lebih merata di Kota Batam,” ujar Metra. (*)
Editor : M Tahang