Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Film “Sejauh Doa Cahaya Batam” Tayang Perdana, Kreator Lokal Unjuk Gigi

Jamil Qasim • Selasa, 17 Februari 2026 | 12:30 WIB
Acara gala premier film Sejauh Doa Cahaya Batam di Bioskop Cinepolis K-Square Batam, Jumat (13/2/2026). F. Disbudpar untuk Batam Pos
Acara gala premier film Sejauh Doa Cahaya Batam di Bioskop Cinepolis K-Square Batam, Jumat (13/2/2026). F. Disbudpar untuk Batam Pos

 

 

batampos – Film layar lebar lokal Sejauh Doa Cahaya Batam resmi tayang perdana di Cinepolis K-Square, menandai langkah baru pelaku industri kreatif Batam melalui kolaborasi komunitas Swara Kota Batam.

Gala premiere film tersebut digelar 13 Februari 2026 di Cinepolis K-Square, Batam, dan disambut antusias pelaku seni, unsur pemerintah, serta komunitas perfilman lokal.

Film yang disutradarai Alfredo Sihombing mengangkat kisah kehidupan perantau di Batam, dipadukan dengan cerita cinta dan dinamika keluarga. Tema ini dinilai relevan dengan kondisi Batam sebagai kota industri yang dihuni masyarakat dari berbagai daerah.

Alfredo Sihombing mengatakan proyek film bermula dari tantangan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, agar komunitas Swara membuat film sebagai karya kreatif lokal.

“Sebagai insan yang cukup lama di industri film nasional sekaligus MC, saya tertantang mewujudkannya,” ujarnya usai penayangan film.

Baca Juga: Teaser Gim John Wick Tampil Perdana, Franchise Aksi Ini Masuk Dunia AAA Gaming

Organisasi Swara Kota Batam sendiri dilantik Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada 18 November 2025. Sejak itu, komunitas tersebut tidak hanya aktif dalam kepemanduan acara, tetapi juga merambah seni peran sebagai pengembangan kreativitas anggota.

Seluruh pemain film berasal dari anggota Swara yang telah melalui proses seleksi. Tokoh utama Rio dan Ralin diperankan oleh MC Ranto dan MC Zaza. Meski menjadi pengalaman pertama tampil dalam film panjang, keduanya dinilai mampu membawakan karakter dengan baik.

Ketua Swara Kota Batam, Maharani Purba, mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut produksi film dapat rampung meski anggota memiliki kesibukan masing-masing sebagai MC.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam, Ardiwinata, yang menilai film sebagai subsektor strategis dalam industri kreatif daerah.

“Melalui film ini, kita tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga memperkenalkan potensi budaya dan destinasi wisata Batam. Ini bukti pelaku kreatif lokal mampu naik kelas,” ujarnya.

Meski belum ditayangkan secara komersial luas, peluncuran film berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh perfilman Batam, seniman, budayawan, dan pelaku pariwisata.

Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat apresiasi dari Disbudpar Batam kepada seluruh tim Swara Movie Project sebagai penghargaan atas kontribusi mereka dalam memajukan industri kreatif daerah. (*)

Editor : Jamil Qasim