Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Fokus Benahi Batam, Amsakar Achmad Mundur dari Ketua NasDem Kepri

Arjuna • Selasa, 24 Februari 2026 | 11:00 WIB

Wali Kota Batam Amsakar Achmad. f. Istimewa
Wali Kota Batam Amsakar Achmad. f. Istimewa

batampos – Wali Kota Batam Amsakar Achmad resmi mundur dari jabatan Ketua DPW Partai NasDem Kepulauan Riau. Keputusan itu diambil agar ia dapat memusatkan perhatian pada penanganan persoalan klasik Kota Batam, mulai dari banjir, krisis air bersih, hingga pengelolaan sampah.

Kabar pengunduran diri tersebut menguat setelah terbit Surat Keputusan DPP NasDem Nomor 66-Kpts/DPP-NasDem/II/2026 tentang Pengesahan Susunan Pengurus DPW NasDem Kepri Periode 2026–2029 tertanggal 18 Februari 2026. Dokumen itu ditandatangani Ketua Umum Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi F Taslim.

Dalam kepengurusan baru, posisi Ketua DPW NasDem Kepri diemban Pietra Machreza Paloh. Sementara jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Endang Dwi Socowati dan Bendahara kepada Khazalik.

Amsakar mengatakan, untuk sementara dirinya tidak masuk dalam kepengurusan partai hingga sejumlah pekerjaan besar di Batam dapat dituntaskan. Ia menilai intensitas pekerjaan di Pemerintah Kota Batam dan BP Batam sangat tinggi sehingga sulit mengelola partai secara maksimal.

“Dengan intensitas kegiatan yang tinggi di Pemko dan BP Batam, ruang untuk mengurus partai menjadi terbatas. Mengurus partai butuh konsentrasi dan totalitas,” ujarnya, Senin (23/2).

Menurutnya, keputusan itu didasari pertimbangan objektif terkait beban kerja dan keterbatasan waktu. Sejak awal menerima mandat, ia mengaku telah berdiskusi dengan pimpinan pusat NasDem mengenai efektivitas kepemimpinan di tengah padatnya agenda pemerintahan.

“Jika ada yang lebih fokus dan punya waktu mengoordinasikan partai di tingkat Kepri, kita percayakan kepada kawan-kawan yang siap,” katanya.

Meski mundur dari jabatan ketua, Amsakar memastikan tetap menjadi kader NasDem. Ia juga membantah spekulasi politik terkait kepindahan partai atau agenda lain di balik keputusannya.

“Saya tidak meninggalkan NasDem, hanya tidak lagi menjadi ketua,” tegasnya. (*)

Editor : Jamil Qasim