batampos – Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam mengajukan permohonan bantuan program perumahan subsidi kepada Kementerian Perumahan Rakyat untuk masyarakat berpenghasilan kecil dan menengah. Pertemuan itu dipimpin Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses hunian layak dan terjangkau di tengah pertumbuhan penduduk Batam yang terus meningkat, seiring pesatnya perkembangan sektor industri dan investasi.
Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan pertemuan awal itu masih sebatas penyampaian permohonan dan akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis bersama kementerian.
“Pertemuan kemarin baru menyampaikan permohonan. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti dengan pembahasan lebih detail,” ujarnya, Kamis (26/2).
Menurut Mouris, pembahasan lanjutan direncanakan melalui pertemuan daring dengan tim kementerian guna memetakan kebutuhan riil masyarakat serta kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung di Batam.
“Kami akan bahas lebih teknis, termasuk skema program rumah rakyat, data kebutuhan, serta kesiapan lokasi,” katanya.
Pemerintah Batam berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi pembangunan rumah subsidi, terutama bagi pekerja sektor industri dan masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang selama ini kesulitan mengakses hunian layak dengan harga terjangkau.
Dengan kebutuhan rumah yang terus meningkat, sinergi antara Pemko Batam, BP Batam, dan pemerintah pusat dinilai penting agar program perumahan subsidi dapat tepat sasaran sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kota industri tersebut. (*)
Editor : Jamil Qasim