Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Terbawa Arus Saat Bermain, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas

Yofie Yuhendri • Senin, 9 Maret 2026 | 11:30 WIB

MNKS, 7 tahun, ditemukan tewas mengapung di tepi Pantai Tanjung, Kecamatan Lubuk Baja, Minggu (8/3).
MNKS, 7 tahun, ditemukan tewas mengapung di tepi Pantai Tanjung, Kecamatan Lubuk Baja, Minggu (8/3).

batampos – Seorang bocah laki-laki berinisial MNKS, 7 tahun, ditemukan tewas mengapung di tepi Pantai Tanjung, Kecamatan Lubuk Baja, Minggu (8/3) siang. Korban diduga tenggelam setelah terbawa arus saat bermain bersama teman-temannya di kawasan pantai tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas, mengatakan peristiwa itu bermula saat korban bermain di tepi pantai bersama tiga rekannya yang masih seusia.

“Korban ini terbawa arus laut, sementara tiga temannya berhasil selamat,” ujarnya.

Noval menjelaskan, teman-teman korban sempat berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar oleh seorang pemancing yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pemancing tersebut kemudian mendatangi lokasi dan berusaha menolong korban. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil karena kondisi air laut sedang pasang.

“Pemancing ini tidak berhasil menolong karena air laut sedang pasang. Kemudian ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” katanya.

Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan mengapung di tepi pantai. Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Elisabeth Batam. Namun setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

“Korban tenggelam sekitar satu jam sebelum akhirnya ditemukan mengapung di tepi pantai,” ungkap Noval.

Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka di kawasan RT 04/RW 04.

Sementara itu, Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, mengimbau para orangtua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di kawasan pantai atau perairan.

“Kami mengimbau agar anak-anak yang bermain di tepi pantai tetap berada dalam pengawasan orangtua,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim