batampos — Arus balik penumpang di Pelabuhan Sekupang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Tercatat sebanyak 25.236 penumpang kembali ke Batam melalui pelabuhan tersebut.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam (KKP), Zharfan Edmond, merinci peningkatan jumlah penumpang sejak 25 Maret 2026.
“Pada 25 Maret tercatat 6.038 orang, 26 Maret 6.027 orang, 27 Maret 5.993 orang, dan 28 Maret mencapai 7.172 orang,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan arus balik masih terus berlangsung hingga Minggu, seiring berakhirnya masa libur panjang.
“Arus balik beberapa hari terakhir memang cukup padat, termasuk hari ini,” katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pengamanan diperketat dengan melibatkan personel gabungan dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang. Langkah ini merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pasca Operasi Ketupat Seligi 2026.
“Personel ditempatkan di seluruh pelabuhan, baik domestik maupun internasional, termasuk di Sekupang,” jelasnya.
Selain pengamanan, petugas juga melakukan patroli rutin dan gabungan bersama instansi terkait, serta pengaturan arus penumpang dan kendaraan guna mencegah penumpukan.
Pengawasan difokuskan pada titik-titik rawan seperti area antrean tiket dan ruang tunggu penumpang.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib, tidak menggunakan jasa calo, dan mengikuti prosedur resmi,” tambahnya.
Ia menegaskan, kehadiran aparat di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan.
“Dengan langkah tersebut, arus balik di Pelabuhan Sekupang terpantau aman, lancar, dan kondusif,” tutupnya. (*)
Editor : M Tahang