Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bom Guncang Cauca, 20 Tewas—Mayoritas Perempuan, Puluhan Luka

jpg • Senin, 27 April 2026 | 10:31 WIB
Ilustrasi bus yang meledak karena bom. (Freepik)
Ilustrasi bus yang meledak karena bom. (Freepik)

batampos - Ledakan bom mengguncang wilayah Cauca, Kolombia barat daya, dan menewaskan sedikitnya 20 orang, mayoritas perempuan. Selain itu, 36 orang dilaporkan terluka dalam insiden yang terjadi Sabtu (25/4).

Gubernur Octavio Guzmán menyebut serangan ini sebagai salah satu yang paling brutal terhadap warga sipil dalam beberapa dekade terakhir di wilayah tersebut.

“Peristiwa ini merupakan tindakan yang sangat keji dan menyasar masyarakat sipil,” ujarnya melalui platform X.

Dari total korban tewas, 15 di antaranya perempuan dan lima laki-laki. Sementara itu, puluhan korban luka masih menjalani perawatan, termasuk tiga orang dalam kondisi kritis. Lima anak yang turut menjadi korban dilaporkan mulai menunjukkan kondisi membaik.

Ledakan terjadi di Jalan Raya Pan-Amerika, tepatnya di kawasan Cajibío, Cauca. Bom diduga dipasang di gorong-gorong dan meledak saat sebuah bus pedesaan jenis “chiva” melintas. Kekuatan ledakan juga merusak sejumlah kendaraan di sekitar lokasi.

Sejumlah laporan lain menyebutkan kemungkinan bahan peledak dilempar ke arah bus sebelum meledak, sehingga memperparah dampak kerusakan.

Pemerintah setempat menetapkan masa berkabung selama tiga hari. Upacara penghormatan bagi para korban dijadwalkan digelar dalam waktu dekat.

Guzmán menambahkan, ledakan tersebut meninggalkan kawah besar di lokasi kejadian yang kini tengah diperbaiki. Otoritas juga terus menyalurkan bantuan kemanusiaan, layanan psikososial, serta menjamin keamanan bagi warga terdampak.

Sementara itu, Presiden Gustavo Petro menuding serangan ini didalangi oleh Iván Mordisco, tokoh yang memimpin faksi EMC dari kelompok pemberontak FARC. (*)

Editor : Jamil Qasim
#kolombia #ledakan