Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dua Penumpang Kapal MV Hondius Asal Singapura Negatif Hantavirus

Juliana Belence • Minggu, 10 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi hantavirus. (Freepik)
Ilustrasi hantavirus. (Freepik)

batampos - Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius dinyatakan negatif hantavirus oleh otoritas kesehatan setempat.

Kepastian diberikan setelah keduanya menjalani pengujian di National Public Health Laboratory menyusul wabah mematikan yang terjadi di kapal ekspedisi tersebut.

Kedua pria berusia 65 dan 67 tahun sebelumnya masuk dalam daftar pemantauan karena berada di kapal yang dikaitkan dengan wabah hantavirus Andes mematikan di tengah pelayaran internasional.

Badan Pengendalian Penyakit Menular Singapura atau Communicable Diseases Agency (CDA) menyebut hasil pengujian laboratorium dari beberapa sampel menunjukkan tidak ditemukan jejak hantavirus, termasuk strain Andes yang dikenal langka. 

Keduanya tetap diwajibkan menjalani karantina selama 30 hari. Pemantauan kesehatan hingga 45 hari sebagai langkah antisipasi.

Baca Juga: Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Dua Warga Singapura Jalani Isolasi Ketat

Kedua warga Singapura diketahui berada dalam penerbangan yang sama dari St. Helena menuju Johannesburg bersama seorang pasien hantavirus terkonfirmasi yang kemudian meninggal di Afrika Selatan. 

Otoritas kesehatan menilai risiko bagi masyarakat umum di Singapura masih rendah, tetapi pemantauan ketat tetap dilakukan mengingat wabah di MV Hondius telah memicu perhatian internasional. 

Wabah di kapal pesiar MV Hondius telah menyebabkan sedikitnya tiga kematian dan beberapa kasus terkonfirmasi di sejumlah negara. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut enam kasus telah dipastikan sebagai infeksi Andes virus. 

Jenis hantavirus ini berpotensi menyebar melalui kontak erat antarmanusia. Kapal MV Hondius membawa sekitar 150 penumpang dan kru saat wabah terungkap.(*) 

Editor : Juliana Belence
#hantavirus #negatif #CDA #singapura