Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Aktivis Misi Kemanusiaan Gaza Dibebaskan Israel, Langsung Dideportasi

jpg • Jumat, 22 Mei 2026 | 06:01 WIB
Rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (Instagram @wandahamidahbsa)
Rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (Instagram @wandahamidahbsa)

batampos – Seluruh aktivis Global Sumud Flotilla yang menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza dilaporkan telah dibebaskan dari penjara Ktziot, Israel. Informasi tersebut disampaikan kelompok hak asasi manusia Israel, Adalah.

Dalam pernyataannya, Kamis, Adalah mengatakan telah menerima “konfirmasi resmi” dari otoritas penjara dan pejabat pemerintah Israel bahwa seluruh aktivis yang sebelumnya ditahan kini telah dibebaskan dan sedang dipindahkan untuk proses deportasi.

“Sebagian besar dari mereka sedang dipindahkan ke Bandara Ramon untuk diterbangkan ke luar negeri,” demikian pernyataan Adalah.

Kelompok HAM tersebut menambahkan, tim hukumnya terus memantau proses pemindahan guna memastikan seluruh aktivis dapat dideportasi dengan aman tanpa mengalami penundaan tambahan.

“Tim hukum kami secara aktif memantau proses transit untuk memastikan bahwa semua aktivis dideportasi dengan aman, tanpa penundaan lebih lanjut,” tulis Adalah.

Adalah juga menilai penahanan terhadap para aktivis merupakan tindakan yang melanggar hukum internasional.

“Seluruh operasi, mulai dari pencegatan ilegal di perairan internasional hingga penyiksaan sistematis, penghinaan, dan penahanan sewenang-wenang terhadap para aktivis, merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional,” ujar kelompok tersebut.

Adalah diketahui merupakan organisasi bantuan hukum dan hak asasi manusia yang didirikan oleh pengacara Hassan Jabareen pada November 1996.

Organisasi itu berfokus pada perlindungan hak-hak sipil, politik, ekonomi, sosial, dan budaya minoritas Arab di Israel, termasuk memperjuangkan hak atas tanah, perumahan, dan tata ruang.

Selain itu, Adalah juga aktif menentang kebijakan pemerintah Israel yang dinilai diskriminatif serta membela hak-hak tahanan dan warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan berdasarkan hukum humaniter internasional. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Global Sumud Flotilla #gaza