Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

AS dan Iran Sepakat Buka Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Berpotensi Stabil

Antara • Senin, 25 Mei 2026 | 12:30 WIB
Sebuah kapal kontainer berlabuh sementara sebuah perahu motor kecil melintas di latar depan di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)
Sebuah kapal kontainer berlabuh sementara sebuah perahu motor kecil melintas di latar depan di Selat Hormuz di lepas pantai Bandar Abbas, Iran (Al-Jazeera)

batampos – Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan mencapai kesepakatan awal yang mencakup pembukaan penuh Selat Hormuz dalam 30 hari ke depan. Informasi tersebut dilaporkan Washington Post mengutip seorang diplomat yang identitasnya dirahasiakan.

Dalam kesepakatan awal itu, kedua negara juga disebut sepakat menunda pembicaraan terkait program nuklir Iran hingga waktu yang belum ditentukan. Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Iran yang juga tidak disebutkan namanya.

Meski demikian, kerangka kesepakatan tersebut disebut masih menunggu persetujuan final dari pihak Iran.

Menurut laporan Washington Post, AS dan Iran juga menyepakati perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari guna membuka peluang tercapainya penyelesaian permanen.

Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah pada 28 Februari lalu AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Serangan itu menyebabkan kerusakan serta korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk respons pertahanan.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, perundingan lanjutan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan konkret. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi waktu kepada Iran menyusun “proposal terpadu”.

Meningkatnya tensi di kawasan sebelumnya memicu blokade de facto di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman minyak dan gas alam cair dari Teluk Persia ke berbagai negara.

Gangguan distribusi energi tersebut berdampak pada kenaikan harga bahan bakar dan produk industri di banyak negara, termasuk di kawasan Asia dan Eropa.

Jika kesepakatan pembukaan Selat Hormuz benar-benar terealisasi, pasokan energi global diperkirakan kembali lancar dan tekanan harga minyak dunia berpotensi stabil. (*)

Editor : Jamil Qasim
#as Iran sepakat #selat hormuz