Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Fans Jepang Kembali Bersihkan Stadion Piala Dunia, Aksi Positif yang Picu Polemik

Juliana Belence • Minggu, 21 Juni 2026 | 09:00 WIB
Viral aksi suporter Jepang membersihkan stadion di Piala Dunia 2026. (x.com/instablog9ja)
Viral aksi suporter Jepang membersihkan stadion di Piala Dunia 2026. (x.com/instablog9ja)

batampos - Aksi suporter Jepang yang membersihkan tribun stadion setelah pertandingan Piala Dunia 2026 kembali menjadi perhatian dunia.

Kebiasaan yang telah melekat pada pendukung Samurai Biru selama bertahun - tahun menuai banyak pujian karena dianggap mencerminkan disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan.

Namun, di tengah apresiasi yang mengalir dari berbagai penjuru dunia, muncul pula kritik yang mempertanyakan mengapa aksi tersebut selalu mendapat sorotan besar.

Sejumlah warganet mempertanyakan mengapa tindakan yang telah dilakukan suporter Jepang selama puluhan tahun terus mendapat sorotan besar, sementara perilaku serupa dari kelompok lain sering kali tidak mendapatkan perhatian yang sama.

Tradisi membersihkan stadion sendiri bukan hal baru bagi masyarakat Jepang. Kebiasaan tersebut telah terlihat sejak Piala Dunia 1998. 

Baca Juga: Bernard Arnault dan Kontroversi Konsolidasi Media Bisnis di Prancis

Berakar dari budaya pendidikan Jepang yang mengajarkan anak - anak untuk membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas umum secara mandiri.

Filosofinya sederhana, yakni meninggalkan tempat dalam kondisi lebih baik daripada saat pertama kali digunakan. Pada Piala Dunia 2026, aksi ini kembali mencuri perhatian setelah Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda.

Mantan quarterback NFL, Jameis Winston, yang bertugas sebagai komentator tamu, ikut membantu para suporter Jepang mengumpulkan sampah di tribun stadion. Kehadirannya semakin memperluas perhatian media internasional terhadap tradisi.

Beberapa pengguna menilai aksi terlalu sering diekspos sehingga terkesan sebagai bentuk pencitraan. 

Ada pula komentar yang menyebut para suporter Jepang memamerkan kebiasaan baik mereka karena setiap turnamen besar selalu diiringi dokumentasi dan pemberitaan luas mengenai kegiatan bersih - bersih.

Aksi tersebut kembali menunjukkan bagaimana sebuah kebiasaan sederhana dapat memicu diskusi yang lebih luas tentang budaya, citra nasional, dan tanggung jawab sosial.(*)

Editor : Juliana Belence
#Piala Dunia 2026 #stadion #kebiasaan #Membersihkan Mesin Mobil #jepang