Mengaku Belum Siap, Sergio Fajardo Putuskan Tak Maju Jadi Calon Presiden Kolombia

Juliana Belence • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 10:15 WIB
Sergio Fajardo tak maju jadi calon presiden. (x.com/nacional_memes)
Sergio Fajardo tak maju jadi calon presiden. (x.com/nacional_memes)

batampos - Peta politik Kolombia menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2026 berubah setelah mantan calon presiden Sergio Fajardo memutuskan tidak melanjutkan pencalonannya.

Nama Fajardo sebelumnya masuk dalam bursa kandidat yang dinilai memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan kursi presiden.

Sergio Fajardo mengungkapkan bahwa dirinya tidak memiliki kesiapan yang cukup untuk kembali maju sebagai calon presiden. Ia menegaskan tidak ingin mengikuti pemilihan hanya karena dorongan politik maupun harapan para pendukung.

"Seorang pemimpin harus benar - benar siap secara pribadi, memiliki visi yang jelas, serta mampu memberikan komitmen penuh kepada masyarakat apabila memutuskan maju sebagai kepala negara," ujar Sergio Fajardo, dikutip dari The Bogota Post, Rabu (22/7).

Baca Juga: CDC Amerika Serikat Uji Kesiapsiagaan Penanganan Wabah DBD Lewat Simulasi PHEOC di Indonesia

Keputusan ini langsung memicu berbagai spekulasi di kalangan pengamat politik Kolombia. Banyak pihak menilai mundurnya Fajardo membuat peta persaingan menuju Pilpres 2026 berubah cukup signifikan. 

Selama beberapa tahun terakhir ia dikenal sebagai tokoh moderat yang mampu menarik dukungan dari pemilih independen maupun kelompok yang menginginkan alternatif di luar kubu kiri dan kanan. Sergio Fajardo bukan sosok baru dalam politik Kolombia.

Ia pernah dua kali mengikuti pemilihan presiden dan dikenal sebagai tokoh independen yang mengusung isu pendidikan, transparansi pemerintahan, serta pemberantasan korupsi. 

Ia menegaskan masih akan tetap berkontribusi dalam kehidupan politik melalui gagasan dan dukungan terhadap proses demokrasi tanpa harus menjadi kandidat presiden.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa ia lebih memilih memberikan kontribusi dari luar arena kontestasi politik dibanding memaksakan diri maju ketika merasa belum siap. 

Sejumlah pengamat politik menilai mundurnya Fajardo membuat peta persaingan kandidat oposisi menjadi lebih terbuka. Partai - partai pendukung mencari figur alternatif yang lebih siap menghadapi kontestasi nasional.(*)

Editor : Juliana Belence
kolombia Sergio Fajardo calon presiden tokoh moderat Pilpres