Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Melintasi Spanyol hingga Islandia, Ini Jalur dan Faktanya

JawaPos • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 06:35 WIB
Fenomena Gerhana Matahari. Foto: angelo.edu
Fenomena Gerhana Matahari. Foto: angelo.edu

batampos - Fenomena gerhana matahari total akan melintasi Spanyol, Islandia, dan Greenland pada 12 Agustus 2026. Peristiwa langka ini diperkirakan menjadi salah satu fenomena astronomi paling dinantikan tahun ini dan akan disaksikan jutaan orang di sepanjang jalur totalitas.

Berdasarkan laporan AP News, gerhana matahari total tersebut menjadi yang pertama melintasi daratan Spanyol dalam lebih dari satu abad. Fenomena ini terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada pada satu garis lurus sehingga Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.

Gerhana akan dimulai dari kawasan dekat Kutub Utara, kemudian bergerak ke selatan melintasi Samudra Atlantik menuju Greenland, Islandia, Portugal, hingga Spanyol.

Durasi Totalitas Mencapai Lebih dari Dua Menit

Fase gerhana total diperkirakan berlangsung sekitar 2 menit 18 detik, dengan puncak totalitas terjadi di lepas pantai barat Islandia.

Saat memasuki wilayah Portugal dan Spanyol menjelang matahari terbenam, durasi gerhana total diperkirakan sekitar satu menit sebelum berakhir di kawasan Laut Mediterania.

Selain wilayah yang berada di jalur totalitas, gerhana sebagian juga dapat diamati di sejumlah kawasan lain, seperti:

Semakin dekat suatu wilayah dengan jalur totalitas, semakin besar persentase piringan Matahari yang tertutup Bulan.

Pengamat Diimbau Gunakan Kacamata Gerhana

Para astronom mengingatkan masyarakat agar tidak melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus.

Pengamatan hanya aman dilakukan menggunakan kacamata gerhana bersertifikat atau alat observasi yang telah dilengkapi filter Matahari. Menatap Matahari tanpa pelindung dapat menyebabkan kerusakan permanen pada retina mata.

Bertepatan dengan Parade Planet dan Hujan Meteor Perseid

Keistimewaan gerhana kali ini semakin lengkap karena terjadi bersamaan dengan dua fenomena astronomi lainnya.

Sebelum fajar, langit akan dihiasi parade enam planet, sedangkan pada malam harinya diperkirakan berlangsung puncak hujan meteor Perseid, salah satu hujan meteor paling populer setiap tahun.

Kombinasi tiga fenomena tersebut menjadikan Agustus 2026 sebagai salah satu periode terbaik bagi para pecinta astronomi.

Disiarkan Langsung oleh Lembaga Antariksa

Bagi masyarakat yang berada di luar jalur gerhana, fenomena ini tetap dapat disaksikan melalui siaran langsung yang disiapkan sejumlah lembaga antariksa dan observatorium dunia.

Beberapa di antaranya adalah NASA, European Space Agency (ESA), dan berbagai observatorium internasional yang akan menayangkan proses gerhana secara langsung.

Awal Rangkaian Gerhana Besar Hingga 2028

Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 juga menjadi pembuka rangkaian fenomena astronomi besar dalam beberapa tahun mendatang.

Pada 2 Agustus 2027, gerhana matahari total dengan durasi lebih dari enam menit diperkirakan akan melintasi Spanyol, Afrika Utara, hingga Timur Tengah. Fenomena tersebut diprediksi menjadi salah satu gerhana terlama pada abad ke-21.

Para ilmuwan berharap rangkaian gerhana ini dapat memberikan data baru mengenai korona Matahari, dinamika atmosfer Matahari, serta pengaruh aktivitas Matahari terhadap atmosfer Bumi. (*)

Editor : Putut Ariyo
Gerhana 2026 ESA astronomi nasa gerhana matahari total