batampos – Influencer TikTok asal Meksiko, César Gastélum, tewas ditembak saat melakukan siaran langsung (live streaming) di depan sebuah restoran cepat saji di Kota Culiacán, Negara Bagian Sinaloa, Selasa (5/8) waktu setempat.
Berdasarkan keterangan otoritas setempat, Gastélum yang memiliki lebih dari 600 ribu pengikut di TikTok ditembak setelah dihampiri dua orang yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan helm.
Seorang pejabat keamanan Negara Bagian Sinaloa mengonfirmasi kematian Gastélum serta menyatakan aparat keamanan telah menggelar operasi besar-besaran untuk memburu para pelaku.
Kabinet Keamanan Federal Meksiko pada Rabu (6/8) menyatakan penyidik tengah menyelidiki kemungkinan motif penembakan tersebut berkaitan dengan sejumlah unggahan Gastélum di media sosial yang diduga menyinggung salah satu faksi kelompok kriminal.
Baca Juga: Kuasa Hukum Putri Laporkan Kapolsek Lubukbaja ke Propam Polri
Otoritas federal bersama Kejaksaan Negara Bagian Sinaloa saat ini menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) dan berbagai barang bukti lain untuk mengidentifikasi sekaligus menangkap para pelaku.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menegaskan pemerintah akan mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mencari aktor intelektual di balik pembunuhan tersebut.
"Pelaku langsung, dan jika ada dalang di baliknya, harus ditangkap. Motif di balik pembunuhan tragis ini juga harus diungkap," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers.
Diduga Berkaitan dengan Konflik Kartel
Culiacán merupakan salah satu kota yang selama beberapa tahun terakhir menjadi pusat konflik kelompok kejahatan terorganisasi di Meksiko.
Laporan International Crisis Group menyebut dua faksi utama Kartel Sinaloa, yakni Los Mayos dan Los Chapitos, terlibat konflik bersenjata sejak September 2024 untuk memperebutkan pengaruh di Culiacán, Mazatlán, dan sejumlah wilayah lain di Sinaloa.
Pertikaian tersebut melibatkan penggunaan senjata api, kendaraan lapis baja hingga drone, sehingga memicu meningkatnya angka kekerasan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Kedua faksi merupakan kelompok yang berafiliasi dengan dua tokoh utama Kartel Sinaloa, yakni Ismael "Mayo" Zambada dan Joaquín "El Chapo" Guzmán, yang kini menjalani hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat atas kasus perdagangan narkotika.
Kasus Serupa Pernah Terjadi
Kematian César Gastélum mengingatkan publik pada kasus serupa yang menimpa influencer kecantikan Valeria Márquez pada Mei 2025.
Saat itu, Márquez ditembak mati ketika sedang melakukan siaran langsung melalui TikTok di salon tempatnya bekerja di Zapopan, Negara Bagian Jalisco.
Pada akhir Juli lalu, aparat Meksiko menangkap Ramón Ángel Álvarez Ayala alias R1, yang disebut sebagai pemimpin kelompok kriminal Los Rs, jaringan yang berafiliasi dengan Kartel Jalisco New Generation (CJNG).
Otoritas menuding Álvarez Ayala memerintahkan pembunuhan Valeria Márquez serta Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, pada November 2025.
Menteri Keamanan Meksiko Omar García Harfuch mengatakan putra Álvarez Ayala diketahui memiliki hubungan asmara dengan Márquez dan diduga beberapa kali mengancam korban sebelum pembunuhan terjadi. Hingga kini, putra Álvarez Ayala masih menjadi buronan. (*)
Editor : Putut Ariyo