batampos – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan simpati dan solidaritas kepada pemerintah serta masyarakat Indonesia yang tengah menghadapi sejumlah bencana, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga erupsi gunung berapi.
“Saya menyampaikan solidaritas kepada saudara-saudara kita di Indonesia menyusul bencana gunung berapi dan tantangan kabut asap yang sedang dihadapi,” ujar Anwar dalam unggahan media sosial resminya yang dipantau dari Jakarta, Senin (7/9).
Anwar menegaskan, hubungan Malaysia dan Indonesia bukan sekadar hubungan dua negara bertetangga. Menurut dia, kedua bangsa memiliki keterikatan sejarah, budaya, dan rasa persaudaraan yang kuat.
Ia memastikan persahabatan serta rasa saling menghormati antara Malaysia dan Indonesia akan terus dipertahankan.
“Insyaallah, ikatan ini akan terus terjaga demi kesejahteraan rakyat kedua negara serta perdamaian dan kemakmuran kawasan,” katanya.
Pernyataan solidaritas tersebut disampaikan Anwar saat berbincang melalui sambungan telepon dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang berada di Penang, Malaysia, pada Sabtu (5/9) hingga Minggu (6/9).
Jokowi berada di Penang untuk menghadiri Penang Peace Dialogue 2026. Namun, keduanya tidak dapat bertemu secara langsung karena Anwar telah memiliki agenda lain, yakni menghadiri Pameran Pertanian, Hortikultur, dan Agrowisata Malaysia (MAHA) 2026.
Karhutla Capai Lebih dari 107 Ribu Hektare
Sebelumnya, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan Dwi Januanto Nugroho mengungkapkan luas area yang terdampak karhutla di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 mencapai 107.465,47 hektare.
Sementara itu, Polri mencatat 169 laporan kasus karhutla sepanjang 1 Januari hingga 4 September 2026. Dari proses penyidikan, polisi telah menetapkan 113 orang sebagai tersangka.
Selain karhutla yang memicu kabut asap, sejumlah wilayah Indonesia juga menghadapi hujan abu vulkanik akibat aktivitas erupsi sejumlah gunung berapi dalam sepekan terakhir.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat beberapa gunung yang mengalami aktivitas erupsi, di antaranya Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, serta Gunung Sinabung di Sumatera Utara. (*)