AS Beri Visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk Hadiri Sidang Umum PBB

jpg • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 16:01 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian bakal hadir di Sidang Umum PBB. (Istimewa)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian bakal hadir di Sidang Umum PBB. (Istimewa)

batampos – Amerika Serikat (AS) menyetujui pemberian visa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan sejumlah pejabat senior Iran untuk menghadiri rangkaian Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Keputusan tersebut diberikan di tengah hubungan AS dan Iran yang masih diwarnai ketegangan. Associated Press (AP) melaporkan, persetujuan visa tersebut tercantum dalam dokumen Departemen Luar Negeri AS, Kamis (17/9).

Selain Pezeshkian, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan sejumlah staf penting lainnya juga masuk dalam delegasi yang memperoleh visa untuk menghadiri agenda PBB.

Pemberian akses tersebut berkaitan dengan status AS sebagai negara tuan rumah Markas Besar PBB. Berdasarkan Perjanjian Kantor Pusat PBB-AS 1947, AS memiliki kewajiban memberikan akses kepada perwakilan negara-negara anggota PBB untuk menghadiri kegiatan resmi organisasi internasional tersebut.

Meski demikian, sejumlah anggota parlemen AS sebelumnya secara rutin menyerukan agar pejabat Iran dilarang memasuki wilayah Amerika Serikat.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB telah resmi dibuka pada 8 September 2026. Sementara debat umum yang dihadiri kepala negara, kepala pemerintahan, dan pejabat tinggi dijadwalkan berlangsung pada 22–26 September dan 28 September di Markas Besar PBB, New York.

Sidang Umum PBB tahun ini mengangkat tema “Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all.”

Forum tersebut menjadi kesempatan bagi para pemimpin dunia menyampaikan posisi dan prioritas masing-masing negara terkait berbagai persoalan global.

Selain debat umum, rangkaian High-level Week juga akan diisi sejumlah pertemuan tingkat tinggi, antara lain mengenai perubahan iklim dan transisi yang adil, kenaikan permukaan laut, pencegahan pandemi, serta peringatan 25 tahun Deklarasi Durban.

Rusia juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian Sidang Umum PBB. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dijadwalkan mewakili negaranya dan menyampaikan pidato pada 26 September.

Dengan persetujuan visa tersebut, delegasi Iran dapat menghadiri agenda tingkat tinggi PBB di New York sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (*)

Editor : Jamil Qasim
Masoud Pezeshkian visa