Topan Dujuan Dekati Jepang, Tokyo Berpotensi Diguyur Hujan 200 Milimeter

jpg • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 07:52 WIB
Ilustrasi -Badai topan. Foto: ANTARA/Anadolu/py.
Ilustrasi -Badai topan. Foto: ANTARA/Anadolu/py.

batampos - Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi cuaca buruk menjelang libur panjang seiring mendekatnya Topan Dujuan. Masyarakat di sejumlah wilayah diminta mewaspadai gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, hingga banjir.

Topan Dujuan diperkirakan mendekati Kepulauan Ogasawara hingga Sabtu sebelum bergerak menuju Kepulauan Izu pada Senin. Jalur tersebut berpotensi membawa dampak terhadap sejumlah wilayah Jepang saat memasuki periode libur lima hari mulai Sabtu.

Berdasarkan prakiraan, Topan Dujuan berpotensi mencapai daratan di Semenanjung Boso, Prefektur Chiba, pada Senin, tergantung perkembangan jalurnya. Kondisi tersebut dapat disertai zona angin dengan kecepatan badai.

Setelah melewati kawasan tersebut, topan diprakirakan bergerak ke utara melintasi perairan di sebelah timur Jepang.

Topan Bergerak 25 Kilometer per Jam

Hingga Jumat pukul 18.00 waktu setempat, Topan Dujuan bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 25 kilometer per jam.

Pusat topan berada sekitar 180 kilometer di sebelah selatan Pulau Chichijima, Kepulauan Ogasawara.

Badan Meteorologi Jepang memperkirakan hujan deras akan mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan.

Dalam periode 24 jam hingga Minggu pukul 18.00, curah hujan diprakirakan mencapai 200 milimeter di Kepulauan Izu dan wilayah Kanto, termasuk Tokyo.

Sementara itu, wilayah Tokai di Jepang bagian tengah berpotensi menerima curah hujan hingga 150 milimeter.

Warga Diminta Pantau Informasi Cuaca

Badan Meteorologi Jepang meminta masyarakat terus memantau informasi terbaru mengenai peringatan cuaca dan perkembangan Topan Dujuan.

Kewaspadaan terutama diperlukan di wilayah yang berada dalam jalur atau berpotensi terdampak topan. Masyarakat juga diminta memperhatikan risiko gelombang tinggi, angin kencang, tanah longsor, dan banjir selama periode cuaca buruk. (*)

Editor : Putut Ariyo
Tokyo Topan Dujuan Cuaca Jepang Tokyo Terancam Hujan Leba jepang