China Pecat Dua Jenderal Senior Zhang Youxia dan Liu Zhenli karena Kasus Korupsi

jpg • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB
Balai Besar Rakyat yang menjadi lokasi Sidang pleno Partai Komunis China (PKC) untuk membahas Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) ke-15 Tiongkok. Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Balai Besar Rakyat yang menjadi lokasi Sidang pleno Partai Komunis China (PKC) untuk membahas Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) ke-15 Tiongkok. Foto: ANTARA/Desca Lidya Natalia

batampos - Pemerintah Tiongkok memecat dua jenderal senior, Zhang Youxia dan Liu Zhenli, dari keanggotaan Partai Komunis China (PKC) dan militer. Keduanya dinyatakan melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin partai serta diduga melakukan tindak pidana terkait jabatan.

Keputusan tersebut diumumkan setelah penyelidikan terhadap keduanya berlangsung sejak Januari 2026. Zhang dan Liu sebelumnya telah dicopot dari Komisi Militer Pusat (CMC) pada akhir Agustus.

Zhang Youxia sebelumnya menjabat Wakil Ketua CMC sekaligus anggota Politbiro Komite Sentral PKC. Sementara Liu Zhenli merupakan anggota CMC dan sebelumnya menjabat Kepala Staf Departemen Staf Gabungan CMC.

CMC merupakan badan komando tertinggi militer Tiongkok. Sebelum dicopot, Zhang merupakan pejabat militer tertinggi kedua setelah Presiden Xi Jinping.

Media pemerintah Tiongkok melaporkan keputusan pemecatan tersebut diambil berdasarkan peraturan PKC mengenai sanksi disiplin dan ketentuan terkait lainnya. Keputusan itu dibahas dalam rapat tetap CMC sebelum diajukan untuk dibahas dalam rapat Politbiro Komite Sentral.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang diumumkan pemerintah, Zhang dan Liu disebut telah “menjauh dari partai secara pemikiran dan tindakan”, kehilangan prinsip kepartaian, serta melanggar aturan politik.

Keduanya juga dituduh melakukan pelanggaran berat terhadap disiplin dan aturan politik, membentuk kelompok atau faksi, serta tidak setia dan tidak jujur kepada partai.

Selain persoalan politik, keduanya disebut menyalahgunakan jabatan untuk membantu pihak lain mendapatkan promosi dan keuntungan. Mereka juga dituduh menerima uang dalam jumlah besar serta hadiah yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Pemerintah Tiongkok juga menyebut keduanya lalai menjalankan tanggung jawab politik dalam penegakan tata kelola partai dan gagal mendidik serta mengawasi kerabat maupun staf di sekitar mereka.

Dalam laporan tersebut, pemerintah tidak merinci identitas pihak yang disebut sebagai staf maupun jumlah uang yang diduga diterima. Namun, dugaan pelanggaran yang diumumkan mencakup persoalan politik, penyalahgunaan jabatan, dan korupsi.

Pemerintah Tiongkok menyebut korupsi dan pengumpulan kekayaan berjalan bersamaan dengan kelalaian serta penyalahgunaan tugas. Kasus tersebut dinilai memiliki nilai yang besar, pelanggarannya serius, dan dampaknya buruk.

Dugaan tindak pidana yang dilakukan Zhang dan Liu selanjutnya diserahkan kepada lembaga kejaksaan militer untuk diproses sesuai hukum.

Pemecatan dari keanggotaan partai dan militer menjadi bagian dari penanganan kasus yang telah disetujui Politbiro Komite Sentral PKC. Xinhua menyebut keputusan tersebut diambil dalam rapat kepemimpinan pada 21 September 2026.

Pemecatan dua jenderal tersebut menjadi salah satu perkembangan besar dalam kampanye penertiban dan pemberantasan korupsi di tubuh militer Tiongkok. Reuters melaporkan bahwa langkah tersebut terjadi setelah serangkaian pembersihan terhadap pejabat senior militer dalam beberapa tahun terakhir.

Militer Tiongkok melalui media resminya kemudian menyebut penanganan Zhang dan Liu sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi dan penguatan disiplin di tubuh militer. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
Zhang Youxia Liu Zhenli Partai Komunis China militer China china