Trump Gandeng CEO Teknologi, Sepakati Pengawasan Keamanan AI

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:50 WIB
Donald Trump umumkan kesepakatan pengawasan AI bersama CEO teknologi (The Guardian)
Donald Trump umumkan kesepakatan pengawasan AI bersama CEO teknologi (The Guardian)

batampos - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan sukarela dengan sejumlah pemimpin perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) terbesar di negaranya terkait pengawasan keamanan pengembangan teknologi tersebut.

Kesepakatan bernama Joint Commitment on Frontier Responsibilities itu diumumkan pada 29 September 2026, setelah Trump menggelar jamuan makan siang bersama sejumlah eksekutif teknologi di Gedung Putih.

Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai komitmen yang "mengikat secara moral". Dalam kesepakatan itu, perusahaan teknologi berkomitmen melakukan pengawasan mandiri terhadap keamanan teknologi mereka.

Kesepakatan tersebut menetapkan empat lapisan pengawasan, mulai dari pemantauan keselamatan internal selama proses pelatihan hingga penilaian oleh auditor eksternal dan pengawasan dewan independen.

Namun, kesepakatan itu bersifat sukarela dan tidak mencantumkan mekanisme penegakan hukum maupun keterlibatan regulator pemerintah dalam proses pengawasan. Perusahaan juga memiliki keleluasaan dalam memilih auditor dan dewan pengawas, serta menentukan apakah hasil evaluasi keselamatan akan dipublikasikan.

Istilah AI Diganti Menjadi Super Intelligence

Selain mengumumkan kesepakatan tersebut, Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengarahkan cabang eksekutif pemerintah AS menggunakan istilah "Super Intelligence" atau "SI" sebagai pengganti "Artificial Intelligence" atau "AI" dalam komunikasi dan dokumen resmi.

Perintah tersebut berlaku untuk korespondensi resmi, komunikasi publik, situs web, laporan, dokumen kebijakan, serta dokumen nonstatutori lainnya di lingkungan cabang eksekutif.

Sementara itu, dokumen, peraturan, kontrak, dan tindakan pemerintah yang telah diterbitkan sebelumnya tidak diwajibkan untuk diubah.

Perintah tersebut juga mengarahkan Asisten Presiden untuk Sains dan Teknologi mengajukan usulan definisi federal mengenai "Super Intelligence" dan "SI" dalam waktu 60 hari.

Utamakan Pengawasan Mandiri Industri

Kesepakatan dengan perusahaan teknologi tersebut menempatkan pengawasan mandiri industri sebagai salah satu pendekatan utama terhadap keamanan pengembangan teknologi AI tingkat lanjut.

Empat lapisan pengawasan yang tercantum dalam kesepakatan mencakup pemantauan internal selama pelatihan, tim pengawasan internal, audit eksternal, serta peninjauan oleh dewan independen.

Kesepakatan itu berbeda dari regulasi pemerintah yang memiliki mekanisme penegakan hukum karena komitmen yang dibuat perusahaan bersifat sukarela dan tidak menetapkan sanksi hukum khusus.(*)

Editor : Cipi Ckandina
trump AI ceo apple teknologi