batampos - Qatar menyatakan komunikasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus berlangsung di tengah upaya mediasi dan kontak diplomatik untuk mencapai kemajuan dalam perundingan guna mengakhiri konflik.
Direktur Media dan Komunikasi Kementerian Luar Negeri Qatar, Ibrahim Al-Hashimi, mengatakan kontak dan kunjungan antara kedua pihak masih berlangsung. Salah satunya melalui kunjungan Menteri Dalam Negeri Iran Eskandar Momeni ke Doha.
"Kontak dan kunjungan terus berlangsung dengan tujuan mencapai kemajuan yang dapat menjadi landasan antara Washington dan Teheran," kata Al-Hashimi dalam konferensi pers, dilansir Antara, Rabu (7/10/2026).
Al-Hashimi menegaskan proses mediasi antara AS dan Iran masih berjalan dan tidak terhenti.
Menurut Kementerian Luar Negeri Qatar, upaya tersebut diarahkan untuk mencapai kemajuan yang dapat menjadi dasar pembahasan lebih lanjut, termasuk membahas berbagai persoalan yang menjadi perhatian kedua pihak.
"Pembicaraan terus berlangsung, terjadi pertukaran pesan antara Washington dan Teheran, dan Qatar menjadi mediator antara kedua pihak," ujar Al-Hashimi.
Qatar Dorong Solusi Diplomatik
Al-Hashimi mengatakan penyelesaian konflik membutuhkan upaya maksimal melalui jalur perundingan dengan mempertimbangkan kekhawatiran seluruh pihak.
Qatar dan Pakistan diketahui menjadi mediator dalam upaya mempertemukan pemerintah Washington dan Teheran untuk mengakhiri konflik yang pecah pada akhir Februari 2026.
Sebelumnya, kedua pihak sempat mencapai kesepakatan awal pada Juni. Namun, kesepakatan tersebut belum berhasil menghentikan pertempuran.
Qatar berharap komunikasi dan pertukaran pesan yang terus berlangsung dapat membuka jalan bagi pembahasan yang lebih luas serta mendorong tercapainya penyelesaian melalui jalur diplomatik. (*)