batampos – Angkatan Laut Tiongkok mengerahkan kapal induk Liaoning ke Samudra Pasifik bagian barat untuk menjalani latihan militer rutin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan operasional kelompok tempur kapal induk dalam menjalankan berbagai misi.
Mengutip Kyodo, Rabu (14/10/2026), Angkatan Laut Tiongkok menyatakan latihan tersebut merupakan bagian dari rencana pelatihan tahunan. Namun, pihak militer belum mengungkapkan durasi latihan maupun rincian kegiatan yang akan dilaksanakan.
Menurut Angkatan Laut Tiongkok, latihan tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan operasional melalui pelatihan realistis bagi kelompok tempur kapal induk. Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kesiapan pasukan dalam menjalankan berbagai misi.
Pihak angkatan laut menegaskan bahwa pengerahan Liaoning dilakukan sesuai dengan hukum dan praktik internasional yang relevan. Mereka juga menyatakan latihan tersebut tidak ditujukan terhadap negara atau sasaran tertentu.
Liaoning Pernah Berlatih Lebih dari 40 Hari
Sebelumnya, kapal induk Liaoning menjalani latihan selama lebih dari 40 hari di sejumlah kawasan, termasuk Samudra Pasifik bagian barat dan Laut China Selatan.
Pada Juni lalu, Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan pesawat-pesawat yang beroperasi dari Liaoning melakukan sekitar 170 kali lepas landas dan pendaratan selama kapal induk tersebut beraktivitas di kawasan Pasifik.
Catatan tersebut menunjukkan intensitas aktivitas penerbangan dari kapal induk Tiongkok selama latihan sebelumnya.
Pengerahan terbaru Liaoning menjadi bagian dari kegiatan rutin militer Tiongkok untuk meningkatkan kemampuan kelompok tempur kapal induk. Meski demikian, Angkatan Laut Tiongkok belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal, durasi, maupun skala latihan di Pasifik bagian barat.(*)
Editor : Cipi Ckandina