Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pencuri Kotak Infak di Tanjungpinang dan Bintan Terekam CCTv

Tunggul Manurung • Selasa, 4 Juni 2024 | 10:05 WIB
Pencuri kotak infak beraksi di Masjid Al Amal Gesek Bintan.
Pencuri kotak infak beraksi di Masjid Al Amal Gesek Bintan.

batampos- Aksi pencurian uang kotak infak kembali terjadi. Tidak hanya di Masjid Al-Mujahid Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang. Pencuri juga beraksi di Masjid Al Amal Gesek Bintan.

Aksi pencurian kotak infak di Tanjungpinang terjadi pada Sabtu (1/6) sekitar pukul 2100 WIB. Aksi pencurian di Bintan terjadi pada Minggu (2/6) sekitar pukul 02.00. Berdasarkan informasi diduga pencurian uang kotak infak dilakukan oleh satu pencuri yang sama.

Sebelumnya satu minggu lalu, pencurian uang kotak infak juga terjadi di Masjid Nurul Huda Jalan Pramuka Tanjungpinang, Rabu (29/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Di Masjid Al Mujahid Tanjungpinang, pencuri berhasil mencuri uang senilai ratusan ribu rupiah setelah membobol kotak infak dengan cara merusak gembok.

Ketua Masjid Al-Mujahid Usman mengatakan Aksi pencuri membongkar kotak infak terekam kamera pengawas atau CCTV Masjid.

Dalam rekaman CCTV, pencuri terlihat mengenakan baju panjang warna biru dan membawa tas ransel. Pencuri terekam memasukan uang dari kotak infak ke dalam tas ransel yang dibawanya. Tampak juga di sekitaran kotak infak terdapat gembok yang telah berserakan.

"Terungkapnya setelah jemaah masjid melihat satu kotak infak dalam kondisi terbuka," ungkapnya, Senin (3/6).

Menurut Usman, pencuri itu seorang laki-laki yang memang memiliki keahlian merusak gembok. Sebab, kata Usman, pencuri tidak membutuhkan waktu lama membobol kotak infak yang terkunci gembok.

"Dari CCTV dia keluarin alat dari dompet. Lalu dengan gampangnya dia merusak gembok, tampa merusak kotaknya," jelasnya.

Selain itu, di dalam kotak infak tersebut terdapat uang pecahan seribuan dan uang ringgit. Ia memperkirakan, uang yang berhasil dicuri oleh pelaku senilai Rp 500 ribuan.

"Beruntung hari Jumat kemarin kotak infaknya sudah dibuka dan diambil uangnya. Tinggal sisa uang pecahan saja, dan ada beberapa uang ringgit," kata Usman.

Baca Juga: Ekonomi Batam Membaik, Diharapkan Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah Naik Tahun Ini

Beberapa tahun yang lalu, kotak infak Masjid Al-Mujahid juga pernah dibobol pencuri. Namun, kejadian pencurian itu tidak dilaporkan ke polisi.

Untuk aksi pencurian baru yang terjadi, Usman mengaku telah menceritakan kronologi kejadian kepada polisi namun belum melapor secara resmi.

"Saya sudah diminta polisi untuk lapor, tapi belum ada waktu," tutupnya. (*)


Reporter: Yusnadi Nazar

Editor : Tunggul Manurung
#kotak infak masjid