Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kesaksian Suami Maimunah, Nenek yang Dirampok di Tanjungpinang, Jaya: Rampok Datang Pura Pura Bertamu

Mohamad Ismail • Selasa, 27 Agustus 2024 | 16:13 WIB
Jaya (73) suami Maimunah korban perampokan di Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.
Jaya (73) suami Maimunah korban perampokan di Gang Pulau Pandan Jalan Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang.

batampos- Maimunah (70), wanita asal Kota Tanjungpinang, Kepri itu menjadi korban perampokan di rumahnya sendiri, di Jalan Raja Raja Haji Fisabilillah, Gang Pulau Pandan, Lorong Dua tidak lama ini.

Wanita lansia itu dipukul bagian wajah oleh pelaku perampokan, hingga babak belur. Insiden ini membuat Maimunah sempat dirawat di Rumah Sakit. Jaya (73) sang suami menceritakan, saat kejadian istrinya itu sedang sendirian menjaga rumah. Sementara Jaya, sedang menjalani salat di Masjid terdekat.

"Saya pulang, keadaan pintu terbuka sedikit. Saya kira ada tamu, ternyata istrinya sudah tidak sadarkan diri terbaring di belakang pintu. Mulutnya juga sudah berdarah," kata Jaya, Selasa (27/8).

Setalah Maimunah sadarkan diri, Jaya baru mengetahui bahwa istrinya telah dirampok saat ditinggal sendirian di rumah. Dari pengakuan istrinya, kata Jaya pelaku datang ke rumahnya dengan cara berpura-pura bertamu.

Maimunah yang sedang mencuci pakaian di belakang, langsung menuju dan membuka pintu utama rumahnya. Dibalik pintu itu, terdapat seorang pria muda yang siap memukul dan merampok Maimunah.

"Istri saya sempat bilang mau apa, ke pelaku. Tapi langsung ditonjok. Setelah itu dia tidak sadarkan diri lagi," ungkap Jaya.

Jaya menilai, pukulan yang diterima oleh korban tidak hanya sekali, melainkan lebih. Mengingat, wajah istrinya tersebut babak belur, dengan luka memar bagian mata, pipi dan mulut.

"Istri tidak ada lawan, hanya pasrah. Karena dia struk juga kan. Ngomongnya juga terbata-bata, jadi tidak perlu di pukul seperti itu," tegasnya.

Setelah istrinya tidak sadarkan diri, pelaku langsung mengambil gelang dan cincin emas yang berada di tubuh korban. Kemudian satu unit handphone, serta uang receh yang berada di dalam rumah korban.

"Dia sempat liat pelakunya, mukanya bersih pakai kemeja putih lengannya dilipat. Usianya mungkin 30 tahun nan," tegasnya.

Ia berharap, pelaku perampokan tersebut dapat segera tertangkap. Insiden ini, kata Jaya menjadi peringatan kepada warga sekitar, untuk selalu berhati-hati menerima tamu orang asing.

"Saat ini kondisi ibu masih demam, tapi lukanya sudah mulai membaik," pungkasnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dengan memeriksa saksi, pelaku perampokan tersebut diperkirakan berjumlah satu orang. "Buser kita sedang memburu pelaku perampokan," kata Kasatreskrim, AKP Agung Tri Poerbowo, Jumat (23/8).

Ia menerangkan, bahwa pencuri berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan yang melekat ditubuh korban, serta satu unit handphone. Perhiasan itu berupa dua buah cincin dan satu buah gelang emas.

Korban, kata dia saat ini masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit TNI AL, akibat dipukul oleh pelaku. Agung menuturkan, korban mengalami memar bagian mulut, pipi dan mata bagian kanan.

"Kondisi korban ada memar di bagian mulut dan pipi karena sempat dipukul sama pelaku. Korban mengalami kerugian senilai Rp16 juta," tambahnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#rampok