batampos- Guna mengenalkan dunia wisata bahari, alam dan budaya di Kepri, pelaut Fazham Fadlil, 74 berlayar menggunakan kapal layar membawa mahasiswa dan dosen Nanyang University Singapore ke pulau-pulau di Kepri.
Bersama Capten Warren Blake yang menakhodai kapal layar Four Friends, Fazham Fadlil membawa mahasiswa serta dosen ke lokasi pertama yaitu Pulau Buluh, Batam Kepri, tempat kelahiran Fazham Fadlil.
"Iya ini sebagai upaya untuk mengenalkan wisata dan budaya yang ada di Kepri," kata pelaut yang akrab disapa Sam ini, Selasa (10/12).
Menurut Sam, kapal layar Four Friends Selandia Baru berlayar mengangkut 10 mahasiswa dan dua dosen dari Nanyang University Singapore dari Singapura menuju Nongsa, Batam.
"Dari Nongsa, pertama kami berlayar menyinggahi Pulau Buluh. Kami akan mengenalkan keindahan alam dan budaya pulau-pulau yang ada di Kepri," ujar Sam.
Nantinya setelah tiba di Pulau Buluh, mahasiswa dan dosen Nanyang University Singapore akan dikenalkan dengan alam dan budaya serta kehidupan masyarakat setempat.
"Ya ini merupakan upaya kami untuk mengenalkan kehidupan masyarakat keindahan alam dan budaya. Selanjutnya akan berlayar ke pulau-pulau lain di Kepri," jelas Sam.
Selain itu, pelaut yang pernah berlayar sendirian dari Amerika ke Indonesia ini mengungkapkan, ke depan ia berencana menjalankan misi sosial ke pulau-pulau yang ada di Kepri.
Sam rencananya akan berlayar mengangkut ribuan kacamata baca sumbangan dari para donatur dan akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat pulau yang disinggahinya.
Selain itu, rencananya Sam juga akan memberikan ceramah atau seminar di sekolah-sekolah di pulau-pulau yang ada di Kepri. Tujuannya untuk membantu anak-anak memperluas wawasan, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi anak-anak.
"Kapal layar sudah ada, hibah dari teman kami di Singapura. Kacamata baca juga sudah dimuat ke kapal. Tapi saat ini rencana misi sosial itu masih terkendala operasional dan cuaca," ungkapnya.
Sam berharap, misi sosial itu segera terwujud. Sebab menurutnya seminar dan kacamata baca itu penting untuk meningkatkan minat baca anak-anak dan para orang tua yang berada di pulau-pulau kecil di Kepri.
"Mudah-mudahan segera terwujud. Kalau operasional cukup, cuaca bagus, kami akan berlayar membawa misi sosial," harapnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung