Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tersedia 82 Formasi CPNS Kemenag Kepri

Jailani BP • Senin, 23 Desember 2024 | 08:00 WIB

 

Tim Penguji Seleksi CPNS Kemenag Provinsi Kepri melakukan seleksi SKB Non CAT secara daring terhadap 185 peserta.
Tim Penguji Seleksi CPNS Kemenag Provinsi Kepri melakukan seleksi SKB Non CAT secara daring terhadap 185 peserta.

batampos-Sebanyak 185 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kemenag Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepri mulai menjalani Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Non CAT (Computer Assisted Test).

SKB Non CAT tersebut adalah untuk menguji praktik kerja dan wawancara. Tahapan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 21- 24 Desember 2024 nanti.

“Sebanyak 185 peserta mengikuti SKB CAT Non CAT secara daring melalui aplikasi zoom di 37 titik lokasi (tilok) yang tersebar di Kepri,” ujar Ketua Tim Kerja Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Kanwil Kemenag Kepri, Muhammad Widarto, Minggu (22/12)

Dijelaskannya, sementara tim penguji yang merupakan ASN Kemenag se-Kepri berada di satu tempat yakni di MAN Bintan. Disebutkannya, peserta yang terlibat dalam seleksi bersaing untuk mendapatkan kuota CPNS yang terbatas.

“Tahun ini sebanyak 82 formasi yang penempatannya tersebar se-Kepri. Formasi yang dibuka dengan rincian guru madrasah, penghulu, penyuluh agama, talenta digital, pengawas JPH, dan teknis,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, seleksi tahap SKB tidak hanya menguji praktik kerja dan wawancara, sebelumnya para peserta telah mengikuti SKB CAT yang dilaksanakan secara serentak di UPT BKN Batam pada tanggal 18-19 Desember 2024 lalu.

Lebih rinci, dimensi wawancara pada SKB Non CAT menguji wawasan moderasi beragama peserta, sedangkan dimensi praktik kerja menguji penguasaan bidang jabatan, pengalaman kerja, kemampuan teknologi informasi, dan kemampuan bahasa asing.

“Tahapan SKB Non CAT penting dilaksanakan, tidak hanya untuk menggali pengetahuan teknis bidang jabatan yang dilamar, tetapi juga memiliki wawasan yang baik tentang moderasi beragama,” tegasnya.

Ditambahkannya, seleksi CPNS Kemenag tidak hanya menyeleksi pelamar yang pintar, yang menguasai bidang yang dilamar, tetapi juga mencari pribadi yang bisa bekerja secara tim, berakhlak, memiliki pengetahuan, dan perilaku beragama yang baik.

“Semoga dari seleksi CPNS ini menghasilkan talenta ASN yang tidak hanya berilmu, tetapi juga beriman, bersedia ditempatkan di mana saja, dan ikhlas melayani masyarakat dalam urusan agama di Kepri,” harapnya.(*)

Editor : Tunggul Manurung
#cpns