Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Embarkasi Batam Salurkan Rp29,9 Miliar Living Cost

Jailani BP • Rabu, 4 Juni 2025 | 13:20 WIB

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menyerahkan living cost kepada Jemaah Calon Haji (JCH) sebelum berangkat menuju tanah suci.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menyerahkan living cost kepada Jemaah Calon Haji (JCH) sebelum berangkat menuju tanah suci.
batampos-Proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) melalui Embarkasi Batam telah tuntas pada akhir bulan Mei 2025 lalu. Bersamaan dengan itu, untuk mendukung kelancaran JCH, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah menyalurkan Rp29,9 miliar living cost ke 9.088 JCH.

“PPIH Embarkasi Batam telah mendistribusikan total dana living cost (uang saku) kepada 9.088 jemaah haji dengan nominal 750 Riyal Saudi (SAR) untuk tiap jemaah yang diberangkatkan melalui Asrama Haji Batam,” ujar Kepala Bidang Perbekalan PPIH Embarkasi Batam, Hamdanis, Senin (2/5) lalu.

Dijelaskannya, jumlah tersebut terdiri dari jemaah asal Kepulauan Riau (Kepri), Riau, dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Sementara jemaah dari Embarkasi Haji Antara (EHA) Jambi telah menerima living cost dari daerah asal. Lebih lanjut katanya, jika dikalkulasikan, sebanyak 6.816.000 SAR (Saudi Riyal) atau sekitar Rp29.9 miliar rupiah (dengan kurs Rp4,390).

“Jumlah keseluruhan living cost yang diserahkan kepada jemaah selama musim haji 2025 di embarkasi Batam. Penyaluran dana ini merupakan bagian dari persiapan bagi para jemaah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di Tanah Suci,” jelasnya.

Ditegaskannya, living cost ini diharapkan dapat membantu kelancaran ibadah haji para jemaah dengan menyediakan dukungan finansial untuk pengeluaran pribadi.

"Alhamdulillah uang sudah diserahkan kepada seluruh jemaah, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan jemaah selama di Tanah Suci, baik untuk belanja harian, atau barangkali dipergunakan untuk pembayaran dam, sebagaimana dam tamattu’ yang menjadi kewajiban bagi jemaah haji Indonesia. Semoga berkah," kata Hamdanis.

Setiap jemaah menerima living cost dalam bentuk mata uang Riyal Saudi yang nilainya telah disesuaikan. Proses penyerahan living cost dilakukan secara terkoordinasi saat jemaah tiba di Aula penerimaan Asrama Haji Batam, bersamaan dengan layanan lainnya, dan sesuai dengan jadwal keberangkatan kloter.(*)

Editor : Tunggul Manurung
#uang saku #haji