Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Waktu Tunggu Pengambilan Obat Lama, RSJKO EHD Tanjunguban

Slamet Nofasusanto • Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Masyarakat menyampaikan keluhan dan masukan terkait pelayanan di RSJKO EHD Tanjunguban, Bintan, Kamis (30/10).
Masyarakat menyampaikan keluhan dan masukan terkait pelayanan di RSJKO EHD Tanjunguban, Bintan, Kamis (30/10).

batampos- RSJKO Engku Haji Daud (EHD) menyelenggarakan forum konsultasi publik pada Kamis (30/10).

Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua rumah sakit tersebut bertujuan untuk menjaring aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abas Manupassa menyampaikan keluhan masyarakat terkait waktu tunggu pengambilan obat di RSJKO EHD yang masih cukup lama.

Meskipun mengakui adanya perbaikan, ia berharap pelayanan bisa terus ditingkatkan untuk mengurangi waktu tunggu pengambilan obat.

"Alhamdulillah sudah lebih baik, tapi masih ada tenggang waktu yang sedikit lama," ujarnya.

Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, dr. Asep Guntur Sapari mengatakan bahwa forum konsultasi publik tahun ini difokuskan pada evaluasi pelayanan dan peningkatan layanan unggulan di rumah sakit.

Dalam kegiatan itu, ia mengakui adanya keluhan dan masukan terkait waktu tunggu pengambilan obat yang masih cukup lama.

Untuk mengatasi hal ini, katanya, rumah sakit telah menerapkan sistem berbasis aplikasi untuk mempermudah proses pengambilan obat.

"Untuk obat yang sudah jadi tentu lebih mudah, tapi untuk obat racikan memang membutuhkan waktu. Tapi kita akan meminimalisir terkait layanan waktu tunggu pengambilan obat," jelasnya.

Pihak RSJKO EHD juga menerima masukan terkait pengantaran obat lewat jasa kurir.

Menanggapi masukan ini, ia mengatakan, pihaknya akan mengkaji dan menjajaki kerja sama dengan jasa pengiriman barang di Bintan.

"Memang pasien tidak perlu menunggu dua atau tiga jam di rumah sakit, hanya untuk pengambilan obat. Tapi kita harus evaluasi dulu pasien yang seperti apa yang bisa dilayani ini, karena kalau pasien baru harus diberikan edukasi," pungkasnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#obat #RSJKO Kepri