Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Indikasi Limbah Minyak Hitam di Pantai Trikora Bintan Berasal dari Kapal di Perairan Berakit

Slamet Nofasusanto • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:15 WIB
Petugas dari Pangkalan PLP Tanjunguban meninjau lokasi ditemukannya karung - karung berisikan limbah minyak hitam di Pantai Trikora, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang. F. Alfaizul untuk BP
Petugas dari Pangkalan PLP Tanjunguban meninjau lokasi ditemukannya karung - karung berisikan limbah minyak hitam di Pantai Trikora, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang. F. Alfaizul untuk BP

Batampos - Limbah minyak hitam dalam karung yang mencemari Pantai Trikora, Bintan, memiliki kesamaan dengan limbah minyak hitam yang tumpah ke laut saat kapal LCT Mutiara Garlib Samudra kandas di perairan Dangas, Batam pada Kamis (29/1/2026).

Namun, Pangkalan PLP Tanjunguban memastikan bahwa limbah minyak hitam di Bintan bukan berasal dari tumpahan minyak dari kapal LCT Mutiara Garlib Samudera.

Plt Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul mengatakan bahwa pihaknya sudah turun ke lokasi ditemukannya karung-karung berisikan limbah minyak hitam di Pantai Trikora, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang.

Dari peninjauan di lokasi, mereka menemukan karung goni ukuran 25 kilogram (kg) dengan jumlah lebih dari 100.

Ia mengatakan terdapat kesamaan limbah minyak hitam yang ditemukan dalam karung-karung di Pantai Trikora, Bintan dengan tumpahan minyak dari kapal LCT Mutiara Garlib Samudera.

"Tapi keyakinan kami bahwa limbah minyak hitam dalam karung yang ditemukan di Pantai Trikora, Bintan, tidak berasal dari tumpahan minyak Kapal LCT Mutiara Garlib Samudera di Batam," kata Alfaizul.

Hal ini karena jarak antara lokasi kejadian di Batam dan Bintan cukup jauh, sehingga kemungkinan besar limbah minyak hitam di Bintan berasal dari kapal-kapal yang melintas di Perairan Berakit, Bintan.

"Indikasi (limbah minyak di Bintan) dari kapal yang melintas di Perairan Berakit," katanya.

Alfaizul mengatakan saat ini pihaknya masih fokus menanggulangi tumpahan limbah minyak hitam di Perairan Dangas, Batam dengan teknis oli boom agar tumpahan limbah minyak hitam tidak meluas.

Sedangkan upaya penanggulangan limbah minyak hitam di Pantai Trikora di Bintan, ia mengatakan telah dilakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait termasuk DLHK Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Bintan untuk langkah tindak lanjut penanganan pencemaran minyak tersebut.

"Rencana besok (Rabu, 4/2/2026) kita akan turunkan 28 personel untuk upaya bersama penanggulangan pencemaran di Bintan," kata Alfaizul.

Ia juga mengatakan akan meningkatkan patroli di Perairan Berakit, Bintan dalam upaya mencegah pencemaran minyak hitam di masa depan.

"Kami akan terus memantau situasi dan melakukan upaya untuk mengetahui penyebab pasti pencemaran minyak hitam di Pantai Trikora," pungkasnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#bintan #pencemaran lingkungan #Limbah Minyak Hitam #pantai trikora