Batampos - Jaringan kabel bawah laut internasional Nongsa Changi Cable (NCC) kini resmi beroperasi sebagai infrastruktur strategis yang menghubungkan Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dengan Singapura.
Peresmian jaringan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Deputy Prime Minister Singapura Gan Kim Yong, hingga Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.
Baca Juga: New York Dilanda Wabah Mematikan, Legionnaires Tewaskan 3 Orang dan Infeksi 74 Warga
Usai peresmian NCC di Batam, Nyanyang mengatakan hadirnya kabel bawah laut yang membentang sepanjang 50 kilometer tersebut dapat menjadi jendela atau gerbang dunia di Kepri.
"Hadirnya NCC tersebut diharapkan memperkuat data center, cloud computing, hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI)," ujar Wagub Kepri Nyanyang, Senin (20/7/2026).
Baca Juga: KPK Amankan 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat, Tujuh Dibawa ke Jakarta
Menurutnya, keberadaan kabel bawah laut ini dapat menjadi koridor digital baru yang dapat mempercepat transformasi digital di Indonesia, terutama di Provinsi Kepri.
Selain itu, kata Nyanyang hadirnya NCC dapat bermanfaat untuk masyarakat, dalam hal konektifitas yang lebih cepat, hingga terserapnya tenaga kerja di Kota Batam.
"Ini dapat menyerap investasi dan lapangan pekerjaan yang ada di Kepri, terutama di kota Batam," pungkasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak