Pemprov Kepri Dapat Rp97 Miliar untuk Revitalisasi 107 Sekolah di Wilayah 3T

Antara • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 21:31 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung.      F. Mohamad Ismail/Batam Pos
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Andi Agung. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos  – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mendapat alokasi APBN 2026 sebesar Rp97 miliar untuk program revitalisasi 107 satuan pendidikan, terutama sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri Andi Agung mengatakan program tersebut merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo dalam meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan, khususnya di wilayah 3T.

"Program ini bagian dari prioritas Presiden Prabowo untuk meningkatkan mutu dan akses layanan pendidikan, khususnya di wilayah 3T," kata Agung di Tanjungpinang, Sabtu.

Ia menjelaskan revitalisasi akan menyasar satuan pendidikan mulai jenjang Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Menurut Agung, program tersebut menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pemerataan pembangunan sarana pendidikan di daerah kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan geografis.

Dana revitalisasi akan mendukung pembangunan hingga ke wilayah terpencil. Dengan demikian, kebutuhan pembangunan sekolah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada proses pengiriman material dari daerah lain yang membutuhkan waktu dan biaya tinggi.

"Program ini merupakan investasi masa depan. Gedung baru akan mendukung siswa untuk memajukan daerahnya," ujarnya.

Agung berharap program revitalisasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, serta memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) di sekolah-sekolah Kepri maupun daerah lain di Indonesia.

Revitalisasi meliputi pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas, ruang praktik, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendukung, seperti toilet dan sarana penunjang pembelajaran lainnya.

Menurut Agung, revitalisasi sekolah tidak sekadar memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi muda Kepri agar mampu bersaing di era Society 5.0.

"Kita harus siapkan SDM yang mampu bersaing. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton di kampung sendiri," ucapnya.

Pemprov Kepri juga mengapresiasi komitmen pemerintah pusat menghadirkan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Prioritas diberikan kepada sekolah di wilayah 3T serta satuan pendidikan yang mengalami kerusakan berat.

Melalui program tersebut, Pemprov Kepri optimistis pemerataan kualitas pendidikan semakin meningkat. Dengan fasilitas belajar yang layak, seluruh anak di wilayah kepulauan diharapkan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas. (*)

Editor : Jamil Qasim
wilayah 3T Revitalisasi 107 Sekolah