IPTI Kepri dan Batam Genap 10 Tahun, Gelar Bakti Sosial di 10 Titik

Abdul Azis Maulana • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:40 WIB
Peringatan satu dekade IPTI Kepri dan Batam diisi dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk Padel IPTI Charity Cup yang diikuti 48 tim di Umah Padel, Bengkong, Minggu (11/10/2026). Foto: Istimewa
Peringatan satu dekade IPTI Kepri dan Batam diisi dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk Padel IPTI Charity Cup yang diikuti 48 tim di Umah Padel, Bengkong, Minggu (11/10/2026). Foto: Istimewa

batampos – Sepuluh tahun perjalanan Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Kepulauan Riau (Kepri) dan Batam tidak hanya dirayakan melalui seremoni. Organisasi ini memilih memperluas kegiatan sosial, mengajak masyarakat berolahraga sambil beramal, serta membuka ruang lebih besar bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan.

Bakti sosial menjadi salah satu agenda utama peringatan satu dekade tersebut. Sebanyak 10 titik menjadi sasaran kegiatan, dengan pembagian lima titik di Kota Batam dan lima lainnya di luar Batam.

Pembina IPTI Kepri dan Batam, Asmin Patros, mengatakan jumlah titik bakti sosial itu disesuaikan dengan usia organisasi yang memasuki tahun ke-10.

“Kami bersyukur hari ini merayakan ulang tahun IPTI yang ke-10. Karena ini 10, kami melakukan bakti sosial di 10 titik,” kata Asmin saat menghadiri rangkaian peringatan satu dekade IPTI, Minggu (11/10).

Menurut dia, peringatan ini menjadi kesempatan bagi organisasi untuk memperluas kontribusi di bidang sosial dan kemanusiaan. Ia berharap IPTI semakin dekat dengan masyarakat dan tidak hanya beraktivitas di lingkungan internal organisasi.

Semangat tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan olahraga. IPTI menggelar Padel IPTI Charity Cup di Umah Padel, Bengkong, yang berlangsung sejak Sabtu (10/10) dan dibuka pada Minggu (11/10).

Turnamen tersebut diikuti 48 tim dari berbagai komunitas padel di Kepulauan Riau. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono, turut menghadiri pembukaan kegiatan.

Melalui turnamen amal ini, IPTI berupaya menjadikan olahraga sebagai sarana mempertemukan komunitas sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat dalam perayaan satu dekade organisasi.

Jangkauan Kegiatan Diperluas

Bagi IPTI Kepri, pengabdian kepada masyarakat tidak cukup berhenti di Batam. Organisasi tersebut berencana memperluas kegiatan sosial ke sejumlah daerah lain di Kepulauan Riau.

Ketua IPTI Kepri, Agung, menyebut Tanjunguban, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, dan Batam sebagai wilayah yang masuk dalam cakupan kegiatan sosial organisasi.

“Karena mencakup wilayah Kepulauan Riau, ada 10 titik, mulai dari Tanjunguban, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, dan Batam. Tahun depan kita akan membuat kegiatan serupa di tempat-tempat di luar Batam,” ujar Agung.

Selain bakti sosial dan turnamen padel, IPTI Kepri dan Batam menjadwalkan charity run di Kota Tanjungpinang pada 18 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membawa program sosial organisasi menjangkau masyarakat di luar Batam.

IPTI juga menjalin kemitraan dengan Rumah Sakit Awal Bros Batam melalui penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Meski demikian, rincian bentuk dan ruang lingkup kerja sama tersebut belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.

Pemuda dan Semangat Kebersamaan

Di balik berbagai agenda tersebut, regenerasi menjadi perhatian IPTI dalam memasuki dekade kedua. Ketua IPTI Batam, Dicky Larson, mengatakan pemuda merupakan penggerak utama organisasi. Karena itu, keterlibatan generasi muda perlu terus didorong agar kegiatan organisasi dapat berkembang dan memberi manfaat lebih luas.

Ia berharap IPTI menjadi tempat bagi anak muda untuk belajar berorganisasi, membangun kepemimpinan, dan terlibat dalam kegiatan yang berdampak bagi lingkungan sekitar.

“Memasuki tahun ke-10, ini bukan tahun puncaknya. Justru menjadi permulaan untuk memasuki babak baru yang lebih baik,” kata Dicky.

Ia pun mengajak generasi muda untuk bergabung dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan Kota Batam.

Pembina IPTI Kepri dan Batam, Asmin Patros, menegaskan organisasi tersebut harus terbuka bagi masyarakat luas. Menurut dia, kegiatan IPTI tidak boleh terbatas pada satu kelompok masyarakat, tetapi harus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan.

Harapan itu sejalan dengan slogan organisasi, “IPTI Rumah Kita”.

“Saya berharap IPTI tidak hanya bergerak di kalangan orang Tionghoa. Kita menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Memasuki usia satu dekade, IPTI Kepri dan Batam berupaya menjadikan kegiatan sosial, olahraga, kemitraan, dan pengembangan kader sebagai bagian dari perjalanan berikutnya.

Perluasan kegiatan ke berbagai daerah di Kepulauan Riau menjadi tantangan sekaligus peluang bagi organisasi untuk menjaga keberlanjutan programnya. Lebih dari sekadar memperingati usia, IPTI ingin memastikan keberadaannya dapat dirasakan masyarakat dan memberi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (*)

Editor : M Tahang
IPTI Kepri IPTI Batam Padel Charity Cup