batampos- Kios yang dijadikan tempat penyimpanan barang-barang bekas yang berlokasi di Pasar Telaga Mas, Kelurahan Sei Lakam Barat, Kecamatan Karimun pada Jumat (27/6) terbakar. Lokasi kios yang dijadikan gudang berada di tengah dan terdiri dari 4 kios. Namun, api berhasil dipadamkan dan kebakaran tidak meluas di lokasi yang banyak dihuni warga.
Kapolsek Kota balai Karimun, AKP Andri Yusri yang dikonfirmasi Batam Pos mengatakan,
berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kebakaran, bahwa sumber api berasal dari luar kios atau di samping kios yang mengalami kebakaran.
''Pukul 04.30 WIB ada dua orang warga yang tinggal di kios-kios pasar melihat api dari tumpukan sampah yang ada di samping bangunan,'' jelasnya.
Melihat api semakin besar, katanya, maka para saksi berusaha melakukan pemadaman. Dan,
tidak lama kemudian api di luar memang berhasil dipadamkan. Namun, pada pukul 05.30 WIB api kembali muncul dari salah satu kios. Pihaknya yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melihat warga sedang berusaha memadamkan api.
''Kita hubungi dampak dan sekitar 15 menit mobil; Damkar tiba di lokasi dan tidak butuh waktu lama api berhasil dipadamkan. Karena, memang ukuran kios yang dijadikan gudang barang bekas tidak besar. Namun, jika api membesar memang bisa membahayakan penghuni sekitar. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran,'' ungkap Kapolsek.
Kabid Damkar dan Penyelamatan dari BPDB dan Damkar Kabupaten Karimun, Hendra Hidayat
secara terpisah membenarkan bahwa kebakaran dari luar meluas sampai ke dalam kias diduga pada saat sampah di samping bangunan terbakar dan api membesar sampai membakar langit-langit kios bagian luar yang terbuat dari triplek.
''Akibatnya, bagian atas yang terbuat dari triplek hangus terbakar dan apinya ada yang jatuh ke bagian dalam. Sehingga, barang-barang bekas di dalam kios yang sebagian besar plastik
menjadi mudah terbakar. Sehingga, selain memadamkan, Damkar juga melakukan pendinginan agar api benar-benar padam,'' ungkapanya.
Siti Aisah, warga yang kios yang berdada tepat di depan kios yang menjadi tempat menyebutkan, tahunya ada kebakaran menjelang adzan subuh. ''Saya sempat terkejut dan minta tolong dengan warga sekitar yang tinggal di kios. Di dalam kios itu isinya memang barang bekas. Karena warga di sini sebagian besar pekerjaannya mencari dan mengumpulkan barang bekas,'' paparnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung